MTsN 6 Lombok Tengah Dalam Pusaran Prestasi

Guru adalah pangkal kesuksesan, guru fondasi dalam membentuk masa depan, karakter, dan karir seseorang. Guru bukan sekadar penyampai materi akademik, melainkan pembimbing yang membantu murid menemukan potensi terbaik mereka. Guru di MTsN 6 Lombok Tengah, jadi bukti nyata, kendati madrasah ini masih belia, namun sukses menghantarkan siswanya istiqomah ukir prestasi

SAPARUDDIN
LOMBOK TENGAH

MTsN 6 Lombok Tengah, satu satunya madrasah negeri setingkat dengan SMP di jantung kota Praya Lombok Tengah, atau jelasnya berlokasi di Jalan TGH. Lopan Gelondong Kelurahan Panjisari, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Madrasah negeri ini, terhitung paling belia, jika dibandingkan dengan MTsN 1 Lombok Tengah berlokasi di Kecamatan Praya Tengah, 2 Lombok Tengah berlokasi di Jonggat, 3 Lombok Tengah berlokasi di Pujut, 4 Lombok Tengah berlokasi di Praya Tengah, dan 5 Lombok Tengah berlokasi di Janapria.

Kendati masih belia, soal prestasi jangan diragukan, di bawah kepemimpinan H. Najamuddin, MTsN 6 Lombok Tengah, melesat buat terobosan baru, guna mengejar ketertinggalan dari beberapa madrasah negeri yang sebelumnya sudah ada.

Salah satu contoh Lalu Muhammad Musa Abdul Malik, siswa ini dikalangan siswa dikenal jago soal prestasi, baik di bidang akademik ataupun Non Akademik.

Putra dari Pasangan Lalu Samsul Bahri dan Sri Rahmaningsih ini beberapa kali naik Podium juara. Penghujung tahun 2025 kemarin.

Dibidang olahraga Bulutangkis, sukses menyabet Perunggu pada Lomba olimpiade Sains Matematika yang dilaksanakan Lembaga Andromedha.

Selanjutnya di pertengahan Januari 2026 ia juga tampil sebagai Juara 3 Kompetisi Matematika yang digelar Lembaga Kursus Internasional Kumon.

Tidak berhenti disini, Siswa Kls VIII ini juga saat ini sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti babak Penyisihan Olimpiade Matematika tingkat nasional, bulan Pebruari yg dilaksanakan oleh ORION.

Sederet Prestasi yg diraih Musa ini semakin membuatnya Percaya diri dan terus Istiqomah belajar maksimal.

“Kami tidak mau tertinggal kendati umur MTsN 6 Lombok Tengah masih belia, dengan semangat kebersamaan jaga integritas lembaga, majukan dunia pendidikan, kami sepakat buktikan itu bersama para civitas keluarga besar MTsN 6 Lombok Tengah, dan alhamdulillah di awal tahun 2026 ini, jadi pembuka sukses menghantarkan siswanya GO Nasional,” katanKepala MTsN 6 Lombok Tengah H. Najamudin S.Pd, M.Pd, Selasa (27/1).

Prestasi di awal tahun ini. Jadi kontribusi dan komitmennya untuk mendukung semua Siswa untuk terus mengukir berprestasi dibidang lain. “Kami sangat Bangga dengan prestasi- prestasi yg diraih siswa-siswi kami ini, Mereka semua harus di support”,ungkapnnya,

Lebih lanjut Haji Odink nama sapaannya, dalam mengukir prestasi, semua siswa-siswi diberi ruang yang sama untuk mengukir prestasi, berkarya sesuai Potensi dan kompetensi yg dimiliki.

Untuk Prestasi yang telah di raih Lalu Musa lanjut Kamad yang baru 3 Pekan dilantik, berjanji akan memberikan Reward juga kepada Siswa – siswi berprestasi lainnya.

“Semua yang telah dan sedang kami laksanakan, itu semua tak lepas dari peran serta kepala Kemenag Loteng, Kanwil Kemenag NTB, yang tiada henti terus memberikan semangat Lahirkan siswa siswi yang cerdas, bantu daerah meningkatkan SDM,” ujarnya.

Dikatakan, selama 3 pekan jadi kamad di MTsN 6 Lombok Tengah, pihaknya melihat para pendidik selalu menanamkan nilai-nilai etika, integritas, dan disiplin kepada siswa siswi, yang tentunya berimbas kepada keberhasilan hidup jangka panjang. Sebab Mereka tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik watak dan kepribadian siswa.

Para guru MTsN 6 Lombok Tengah, juga swlalu jadi Inspirator dan Motivator yang inspiratif menularkan semangat dan gairah belajar, membantu siswa mengatasi rasa putus asa, dan mendorong mereka untuk berkarya.
“Mereka semua adalah sosok yang membimbing murid dari ketidaktahuan menuju pemahaman,” cetusnya.

Lebih dari itu, para guru terus berperan membuka wawasan siswa terhadap dunia luar dan peluang masa depan. Mereka membantu siswa mengenali kemampuan diri dan mengarahkannya untuk meraih cita-cita.

“Mereka juga sering menunjukkan jati diri Panutan dan Teladan jujur dan disiplin menjadi cerminan bagi siswa, membentuk perilaku positif yang akan terbawa hingga dewasa,” tutupnya. (**).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *