Pimpinan Ponpes Luruskan Isu Soal Sumpah Minum Air Makam Nyatok

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Dalam Pemberitaan di sejumlah media masa menyebutkan, Pimpinan pondok pesantren (Ponpes) Nurul Ikhlas Al Aziziah Marong Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah (Loteng), memaksa para santri bersumpah dengan cara meminum air Makam Wali Nyatoq.

Pimpinan Ponpes Nurul Ikhlas Al Aziziah Marong Kecamatan Praya Timur Loteng H. Taufiq Firdaus meluruskan isu tersebut. “Berita dugaan pelecehan seksual yang dituduhkan kepada saya, sudah menyebar dan saya tidak terima karena saya tidak pernah melakukan, dan itu saya sampaikan di hadapan masyarakat, untuk meyakinkan masyarakat saya diminta untuk bersumpah dengan cara minum air makam nyatok, dan sudah saya lakukan dengan cara di Sumpah dengan menggunakan kitab suci jadi tidak benar santri yang di suruh minum makam nyatok,” bebernya, Ahad (1/2).

Dikatakan, jika apa yang diberitakan terkait pelecehan seksual, pasti pihaknya tidak akan berani melakukan sumpah apalagi dengan memakai kitab suci. Namun karena itu semua adalah fitnah dan tidak pernah ia lakukan, sehingga pihaknya sudah lakukan sesuai permintaan masyarakat.

Selain itu, jika apa yang dituduhkan itu benar adanya, pasti istrinya sudah meninggalkan dirinya karena telah melakukan maksiat, apalagi di pemberitaan tersebut yang dituduh, ustazah pembimbing di ponpes.

“Konsekuensi hukum pakai kitab suci itu berat, tapi saya merasa tidak pernah melakukannya saya berani bersumpah di atas kitab suci Al Qur’an, dan jika isu seksual itu benar saya lakukan, pasti istri saya sudah meninggalkan saya, apalagi yang di sebut dalam berita itu ustazah pembimbing di ponpes yang sampai saat ini masih aktif,” tegasnya. (Nu-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *