CV Ading Walet, Mendukung Penuh Kegiatan Launching 200 Enterpreneur FEB Unram

MATARAM (ntbupdate.com) – Walet 99 CV Ading Walet Al Buntaran Desa Kateng Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah, salah satu pengusaha sukses di bidang bisnis sarang burung walet

Dan masuk dalam keanggotaan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS), Walet 99 CV Ading Walet Al Buntaran masuk dalam lingkaran pengusaha tercepat menunjukkan hasil.

Baru baru ini Gekrafs Kota Mataram NTB bersama Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Mataram (UNRAM)
telah melaunching 200 Enterpreneur dan Walet 99 masuk dalam daftar undangan dan percontohan pengusaha sukses.

Launching 200 Enterpreneur tersebut dibuka langsung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno, belum lama ini.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Menparekraf RI, wakil Gubernur NTB, Kadin Provinsi NTB, anggota Gekrafs Provinsi NTB dan beberapa tamu undangan lainnya.

Dalam launching tersebut, kelompok walet 99 ditunjuk menjadi anggota Gekrafs oleh pengusaha sukses Sarang Burung Walet CV. Ading Walet Al Buntaran Desa Kateng Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah, untuk di jadikan contoh pengusaha sukses kepada adik adik mahasiswa

Owner Walet 99 CV. Ading Walet Al Buntaran Fina Novianti mengaku, bersyukur telah diundang langsung dalam launching 200 enterpreneur di Kampus Unram fakultas Ekonomi bisnis.

“Kesempatan ini tak akan datang dua kali, sehingga kami dari Walet 99 CV. Ading Walet Al Buntaran tidak menyia nyiakan kesempatan tersebut untuk membagi ilmu dengan adik adik mahasiswa fakultas ekonomi bisnis Unram,” Katanya kemarin.

Dalam kesempatan itu lanjutnya, pihaknya memberikan pembekalan dan inspirasi kepada adik adik mahasiswa, biar bisa mengasah kemampuan sebagai pengusaha sukses, mengingat potensi peningkatan perekonomian di NTB sangat berpeluang.

Dikatakan, berbicara lokasi, Walet 99 CV. Ading Walet Al Buntaran ada di pelosok Lombok Tengah, namun alhamdulilah sedikit tidak telah mengharumkan nama Indonesia di pasaran Internasional.

Sebut saja, Walet 99 CV. Ading Walet Al Buntaran yang target permintaannya 1,2 ton sekarang ini telah mengirimkan 100 kg ke Amerika Serikat dengan nilai ekspor Rp. 33 Miliyar.
“Kemajuan usaha yang telah diraih Walet 99 CV Ading Walet Al Buntaran dalam olahan sarang burung walet telah mendapat acungkan jempol dari berbagai pihak saat itu. Sebab selain telah mengekspor sarang walet bersih, juga sudah mampu membuat olahan makanan dan minuman dari sarang burung walet,” Ujarnya.

Implementasi dari kegiatan ini lanjutnya, Walet 99 CV Ading Walet Al Buntaran terbuka untuk siapapun, termasuk adik adik mahasiswa, jika ingin tahu lebih banyak tentang Sarang Burung Walet sesuai arahan Bapak menteri yang mengajak para mahasiswa Unram untuk menjadi penggerak dalam mewujudkan Indonesia maju.

Ia juga sangat mendukung Unram untuk menjadikan para mahasiswanya sebagai pengusaha muda berkualitas yang mampu menciptakan lapangan kerja baru.

“Alhamdulilah Walet 99 CV Ading Walet Al Buntaran telah menampung puluhan pekerja. Sehingga secara tidak langsung, Walet 99 CV Ading Walet Al Buntaran bisa membantu pemerintah dalam menurunkan angka pengangguran di Indonesia, khususnya di NTB.

Sementara itu Dalam arahannya Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno mengaku bangga dengan kemajuan yang di capai oleh para pengusaha NTB, terutama hasil olahan produk UMKM yaitu olahan sarang burung walet 99 CV. Ading Walet Al-Buntaran.

“Kemajuan usaha yang telah diraih oleh Walet 99 CV Ading Walet Al Buntaran dalam olahan sarang burung walet, kita acungkan jempol. Sebab selain bisa ekspor sarang walet bersih, juga mampu membuat turunan olahan dari sarang walet selebrasi ekspor di Bank Indonesia, sehingga dalam acara ini sengaja saya minta untuk di undang,” katanya.

Atas usaha yang telah digeluti pihak Walet 99 CV Ading Walet Al Buntaran, yang ada di pelosok Lombok Tengah NTB, sedikit tidak telah mengharumkan nama indonesia di pasaran internasional. Sebab sesuai dengan laporan yang ia Terima, sarang burung Walet 99 CV. Ading Walet Al Buntaran yang target permintaannya 1,2 ton sekarang ini telah mengirimkan 100 kg ke Amerika Serikat dengan nilai ekspor Rp. 33 Miliyar.

“Pengusaha seperti ini yang kita cari, di samping menguntungkan diri sendiri, juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” ujarnya.

Selanjutnya, kenapa pihaknya sengaja melakukan launching ini di kampus Unram, para penguasa sukses akan diminta memaparkan trik menjadi penguasa sukses di hadapan para mahasiswa.

Sehingga nantinya dari apa yang disampaikan oleh para penguasa tersebut, paling tidak itu jadi spirit dan tambahan ilmu kepada mereka. “Adik adik mahasiswa ini adalah harapan jangka panjang, jadi ilmu usaha harus mereka ketahui, makanya kita adakan launching ini diadakan di tempat ini,” ungkapnya. (nu-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *