JILT Lahir Bawa Keuntungan Bagi Organiasi Lain

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Jurnalis Independen Lombok Tengah (JILT), dengan tagline “Tegakkan Martabat, Junjung Kode Etik”, adalah perkumpulan organisasi wartawan, yang lahir tepat tanggal 10 Nopember 2025 atau tanggal hari pahlawan nasional.

Ada yang menarik dibalik lahirnya organisasi ini, sebab mendatangkan keuntungan diinternal insan pers, khususnya yang bertugas di Loteng.

“Saya sangat tertarik dengan nama organisasi ini, apalagi ada kata independen ditambah lagi dengan tagline “Tegakkan Martabat, Junjung Kode Etik”, saya dukung penuh lahirnya organisasi ini, insyaallah dari Empat Organisasi wartawan yang sudah ada sebelumnya, dalam waktu dekat ini akan saya berikan baju khusus jurnalis, tentunya dengan nama identitas masing-masing organisasi,” kata Wakil Bupati Loteng Dr. HM. Nursiah, Selasa (11/11).

4 organisasi wartawan yang sebelumnya sudah ada diantaranya, FWLT, KJLT, PWLT dan Formen. “Insyallah mungkin baju yang akan kita berikan, jenis rompi, untuk dipakai saat bertugas,” ungkapnya.

Rompi tersebut lanjut ketua DPD II Golkar Loteng ini, warnanya seragam dan nantinya baju tersebut akan di serahkan ke masing-masing organiasi, untuk selanjutnya akan dibuatkan pengenal, sesuai dengan nama organisasi tempat bernaung.

“Nanti kita akan bagikan sesuai dengan jumlah anggota, baju rompi tersebut warna dan modelnya sama, yang membedakan hanya identitas dari organisasi mana, itu kita serahkan ke masing-masing ketua,” jelasnya

Dikatakan, dengan lahirnya organisasi kewartawanan yang baru ini, maka bertambah pula jumlah organisasi lokal di Loteng.

Kendati demikian lanjutnya, pihaknya tetap berharap untuk menjaga persatuan dan kesatuan dan tetap kompak dalam melaksanakan tugas sebagai jurnalis, guna mendukung visi misi Loteng Masmirah.

Selanjutnya, lahirnya organisasi baru ini bagian dari seni, ia mengibaratkan, seperti orang azan, apapun lagu atau dialeg lantunan azan.

Tetap itu adalah panggilan solat, sama halnya dengan organisasi wartawan yang baru ini, tujuannya sama, termasuk tugasnya juga sama, yaitu memperkuat peran jurnalis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan transparan kepada masyarakat.

Sebagai bentuk komitmen mendukung keberadaan JILT, pihaknya bersedia mengemban amanah sebagai Dewan Penasehat sekaligus Pembina.

Sementara itu, Ketua JILT Loteng, Sading Al Katari, memaparkan latar belakang, visi dan misi atas terbentuknya Jurnalis Independen Loteng dengan tagline “Tegakkan Martabat, Junjung Kode Etik” sebagai komitmen dalam menjaga integritas dan profesionalisme jurnalistik.

“Semua anggota yang masuk dalam organisasi JILT, adalah wartawan yang sudah lama melaksanakan tugas sebagai wartawan, khususnya di Loteng, semua anggotanya sebagian besar sudah Uji Kompetensi Wartawan (UKW), yang belum kita dorong untuk UKW dan harus masuk organisasi PWI, salah satu Organisasi kewartawanan di tingkat Nasional,” tutupnya (Nu-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *