Kemenag Loteng Tancap Gas, Sisir Madrasah Lakukan Pembinaan

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Tanggung jawab melekat, setelah diberikan amanah jadi Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Tengah (Loteng) oleh Kanwil Kemenag NTB, beberapa pekan lalu.

Kepala kemenag Loteng H. Lalu Syahdi langsung, melakukan agenda menyapa sekaligus melakukan pembinaan dan silaturahmi ke sejumlah madrasah, salah satunya di Yayasan MI Nahdlatussaniyah NW Muntung Surak Desa Sukaraja Kecamatan Praya Timur Loteng.

“Di internal kantor sudah kita sterilkan, sekarang kita harus banyak turun ke lapangan, menyapa guru siswa, tokoh Agama, tokoh masyarakat dan melakukan apa yang harus dilakukan, sesuai dengan kewenangannya sebagai kepala kemenag Loteng,” katanya, Senin (17/11).

Dalam kunjungannya ke masing-masing madrasah ataupun Ponpes, bertujuan untuk mengetahui kondisi madrasah, mulai dari Fisik, Proses Belajar Mengajar (PBM), keberadaan tenaga pendidik dan beberapa komponen lainnya.

Selain itu, pihaknya juga tak jemu jemu memberikan semangat kepada para guru, untuk tetap eksis melaksanakan tugasnya sebagai pendidik atau perpanjangan tangan kemenag, dalam mencerdaskan anak bangsa, menuju generasi emas 2045.

Selain itu, pihaknya juga memberikan beberapa informasi terkini terkait, kebijakan pemerintah pusat, yang saat ini terus mendapatkan perhatian khusus.

“Menteri Agama di pusat, terus memperjuangkan nasib dan kesejahteraan guru madrasah, melalui beberapa program, seperti Program Tunjangan Serifikasi, Guru Invansing, Insentif Guru dan masih banyak program lainnya.

Dikatakan, Kanwil Kemenag NTB Bapak H. Zamroni Aziz sendiri, tiada henti terus melahirkan terobosan baru, dalam memajukan pondok pesantren, madrasah dan tenaga pengajar.

Melalui beberapa kegiatan yang telah di lakukan dan mendapatkan dukungan penuh dari keluarga besar kemenag, alhamdulillah tidak sedikit program tersebut jadi lirikan Menag RI dan jadi percontohan di Indonesia.

“Atas nama kepala kantor Kemenag Loteng, kami ucapkan banyak terimakasih kepada para guru ataupun pimpinan Ponpes, dengan kebersamaan yang selama ini terbina dengan baik, alhamdulillah program yang sudah dicanangkan bapak Kanwil Kemenag NTB, dapat apresiasi dari Menag RI dan bahkan program yang sudah kita lakukan, di adopsi di Provinsi lain,” ungkapnya.

Adapun program unggulan Kemenag NTB menjadi sorotan positif, di pusat antaranya, Doa Kebangsaan Lintas Agama, yang mampu menghadirkan ribuan masyarakat dan menunjukkan semangat toleransi antarumat beragama.

Safari Ramadhan bersama Polda NTB, yang memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun ukhuwah serta memperkokoh moderasi beragama.

Penguatan layanan keagamaan dan pendidikan melalui pengugasan penyuluh agama PNS, Non-PNS, dan PPPK yang aktif mendampingi masyarakat di berbagai pelosok NTB.

Peningkatan mutu pendidikan madrasah, termasuk pelatihan guru dan tenaga kependidikan melalui pelatihan, workshop, serta penguatan sarana dan prasarana madrasah.

Selanjutnya, peningkatan kesejahteraan ASN dan tenaga pendidikan, yang dilakukan secara berkelanjutan guna menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan berintegritas.
“Kesimpulannya, Kanwil Kemenag NTB berperan sebagai pengarah, pembina, fasilitator, dan pengontrol mutu pendidikan di wilayah provinsi NTB, dengan fokus utama menciptakan madrasah yang unggul, moderat, dan berdaya saing global harus kita dukung,” serunya.

Selanjutnya, komisi VIII DPR RI, keberadaan madrasah terus mendapatkan sorotan dan perhatian. Dimana komisi VIII DPRI, sedang memperjuangkan guru madrasah swasta, bisa masuk dalam usulan penerima program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Semoga apa yang kita harapkan tercapai dan madrasah semakin maju, sesuai jargon “Maju, Bermutu, Mendunia”, tercapai,” harapnya. (NU-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *