Mataram (ntbupdate.com)- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat (Kanwil Kemenag NTB) menunjukkan komitmen tinggi dalam mengawal delapan program prioritas (Asta Protas) Kementerian Agama RI.
Hal ini dibuktikan dengan dimulainya agenda Evaluasi Implementasi Asta Protas yang digelar secara intensif di Ruang Rapat Utama Kanwil Kemenag NTB, Rabu (17/12/).
Acara krusial ini dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag NTB, H. Fathurrahman, yang mewakili Kepala Kanwil Kemenag NTB. Kehadiran Tim Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag RI di Bumi Gora ini menjadi momentum penting bagi Kemenag NTB untuk memotret sejauh mana dampak nyata program pemerintah terhadap masyarakat di akar rumput.
Dalam sambutan Kabag TU Kanwil Kemenag NTB H. Fathurrahman menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran tim auditor pusat. Ia menegaskan bahwa evaluasi ini bukan sekedar rutinitas administratif, melainkan sebuah instrumen untuk memastikan kunjungan besar Menteri Agama membumi di NTB.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Tim Itjen Kemenag RI. Momentum ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh Pejabat Administrator. Inilah saatnya kami menyampaikan laporan komprehensif terkait tantangan dan keberhasilan implementasi Asta Protas di satuan kerja masing-masing,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa orientasi utama dari Asta Protas adalah dampak bagi masyarakat. “Tujuan akhir kita adalah memastikan layanan agama dan pendidikan di NTB berjalan semakin berkualitas, transparan, dan mampu dirasakan manfaatnya oleh seluruh umat,” tambahnya.
Ketua Tim Itjen Kemenag RI, Ling Muslihin, menjelaskan bahwa termasuk memboyong tim ahli yang terdiri dari tujuh personel untuk melakukan pendampingan dan evaluasi mendalam. Sesuai agenda, tim akan bekerja secara maraton selama 10 hari ke depan di lingkungan Kanwil Kemenag NTB dan Kota Mataram.
“Tugas kami melakukan pengawasan serta evaluasi tujuan. Selama sepuluh hari ke depan, kami akan memotret pelaksanaan delapan program prioritas ini untuk memastikan semuanya berjalan sesuai track yang telah ditetapkan,” ungkap.
Ling Muslihin menambahkan, sebagai informasi, Asta Protas merupakan kompas bagi Kementerian Agama dalam bertransformasi. Delapan prioritas program ini mencakup aspek-aspek vital seperti:
1. Penguatan Moderasi Beragama.
2. Transformasi Digital.
3. Revitalisasi KUA.
4. Pesantren Kemandirian.
5. Universitas Siber.
6. Indeks Religiusitas.
7. Tahun Kerukunan Umat Beragama.
8. Peningkatan Kualitas Layanan Haji.
Langkah proaktif Kanwil Kemenag NTB dalam menyambut evaluasi ini mencerminkan integritas lembaga yang terbuka terhadap perbaikan berkesinambungan.
Dengan pengawasan ketat dari Itjen RI, Kemenag NTB optimistis dapat terus meningkatkan standar pelayanan publik dan menjaga predikat sebagai instansi yang bersih, melayani, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Nusa Tenggara Barat.
Pertemuan perdana ini berjalan dengan lancar dan penuh kekeluargaan, menandai dimulainya babak baru penguatan kinerja Kemenag di wilayah NTB. (NU-01)
