Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Aroma bau busuk yang diduga bersumber dari Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Janapria Jango, Desa Jango Kecamatan Janapria Lombok Tengah (Loteng), di Keluhkan warga.
Pasalnya, sebelum adanya dapur beroperasi, di lokasi pembangunan tidak pernah ada bau busuk menyengat, namun kini setelah adanya SPPG, aroma bau busuk tercium, sehingga mengakibatkan warga mengeluh.
“Dulu mana ada bau busuk di tempat ini, sekarang kami selalu tutup hidung karena bau busuknya sangat keras, makanya saya menduga bau itu muncul dari dapur ini,” terang warga yang takut disebutkan namanya, Selasa (2/6).
Bau busuk tersebut lanjutnya, ia menduga bersumber dari limbah SPPG Jango meluap tanpa penanganan serius, sehingga bau busuk menyebar. “Warga selama ini hanya mengeluh dari mulut ke mulut, tapi tidak berani langsung melayangkan teguran, mudah mudahan lewat media ini bau busuk yang kami duga bersumber daribDapur SPPG Jango di tangani serius, biar bau yang kami duga bersumber dari aktivitas pembuangan sisa produksi dapur yang tidak terkelola dengan baik ini baunya tidak tercium lagi,” harapnya.
Kenapa pihaknya berharap demikian, sebab jika ini terus dibiarkan, bisa menimbulkan ancaman bagi kesehatan publik.
Ditanya soal apa penyebabnya, sumber media ini mengaku, pihaknya menduga itu disebabkan buruknya sistem grease trap (penangkap lemak) dan kelebihan kapasitas (overload) pada bak kontrol IPAL dapur.
Atas hal itu, pihaknya berharap Satgas BGN dan Dinas terkait, serta aparat penegak hukum untuk segera turun ke lokasi, agar keresahan masyarakat yang selama ini terjadi ditangani.
Sementara itu Kepala SPPG Janapria Jango Kecamatan Janapria Loteng Farizal saat di tanya soal bau busuk yang dipertanyakan warga, melalui teks WhatsApp menuliskan, Kata siapa itu bang warga yang mana ? Tentunya tidak bener itu bang,” tulisnya di pesan WhatsApp. (NU-01)
