Satu Persatu Aktor Utama Amburadulnya Mutasi Kasek di Loteng Semakin Nampak

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Memasuki bulan ke Lima pasca mutasi 446 Kepala Sekolah (Kasek), mulai dari tingkat Pendidikan TK, SD dan SMP di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Tengah (Loteng), sampai saat ini masih jadi persoalan.

Persoalan pasca pelantikan, malah tumben terjadi tahun ini, biasanya seusai pelantikan masing masing Kasek langsung gass full bekerja, namun kali ini tidak demikian, malah masih di rundung persoalan panjang, akibat tidak terdaftar di Sistem Informasi dan Manajemen Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan. (SIM KSPSTK), Dakdismen RI alias tidak diakui aturan pusat.

Panjangnya persoalan yang ditimbulkan dalam proses pelantikan tersebut, satu persatu aktor utama semakin nampak.

Menurut sumber terpercaya media ini, Dua orang dinilai berkuasa dalam mengatur proses mutasi 30 Januari 2026 lalu, yang sampai saat ini masih menyisakan masalah panjang dan bobroknya managemen di tubuh Dikbud Loteng.

“Dua orang yang saya maskudkan itu, yang jelas bukan Bupati dan Wabup Loteng,” cetus sumber media ini.

Terkait hal itu PLT Sekdis pada Dinas Dikbud Loteng Dr. Nazim mengatakan, pihaknya di tunjuk jadi PLT itu di bulan Maret, setelah pelantikan kasek, jadi pihaknya tidak tau menau soal itu. “Pelantikan kasek bulan Januari, sedangkan saya sendiri diamanahkan jadi PLT Sekdis bulan Maret, jadi soal usul mengusul nama nama kasek yang dilantik, murni saya tidak tau,” jelasnya via telepon WhatsApp.

Sementara itu Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Loteng sekaligus mantan Sekdis Loteng Lalu Nuhammad Hilim, saat di tanya soal amburadulnya hasil Mutasi Kasek via teks WhatsApp menuliskan, Wsswrwb ya secara tekhnis Bu Kabid ketenagaan dik…

Tidak puas dengan jawaban mantan sekdis Disdik Loteng, media ini kembali mengirimkan pertanyaan, Apa benar isunya beberapa nama kasek dan calon kasek yang tertolak sama sistem untuk tidak di mutasi, sudah dikabarkan sama kabid GTK namun tetap dilantik, aras perintah pelungguh ?, sampai berita ini di muat, sudah dibaca tapi tidak dijawab.

Sementara itu Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dikbud Loteng Baiq Sumarti saat di konfirmasi via telepon belum tersambung. (NU-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *