Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) dan Raudlatul Atfal (RA) Nahdlatussaniyah NW Muntung Surak Desa Sukaraja Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah (Loteng), menggelar acara tasyakuran kelulusan dan kenaikan kelas.
Acara tersebut digelar sederhana namun penuh keceriaan dan kebahagiaan, yang dipusatkan di halaman madrasah setempat, Kamis (18/6)
Ketua panitia Ernawangi S. Pd mengatakan, acara Tasyakkuran seperti ini merupakan acara rutin yang dilaksanakan setiap sekali setahun dan pihaknya yakin, acara pelepasan dan kenaikan kelas seperti ini, juga dilakukan oleh sejumlah pendidikan.
Selanjutnya atas nama panitia, pihaknya mohon maaf jika selama persiapan acara sampai di puncak acara, mungkin banyak yang kurang, namun inilah akhir dari semua persiapan yang sudah dilakukan panitia.
“Salah dan kurang itu milik kita, yang sempurna itu milik Allah, dari itulah atas nama panitia saya mohon maaf jika ada kesalahan dan kekurangan, yang tentunya jadi penyempurna di masa mendatang,” katanya.
Sementara itu ketua yayasan YPP Nahdlatussaniyah NW Mantung Surak Desa Sukaraja Kecamatan Praya Timur Loteng Purnama mengatakan, tidak terasa sudah Enam tahun lamanya, anak anakku yang MI dan Dua Tahun untuk RA dibina, di didik di MI Nahdlatussaniyah NW Muntung Surak dan sekarang anak anakku sudah menyelesaikan pendidikan. Saking tidak terasa, seolah olah kemarin kemarin anak anakku masuk jadi siswa.
“Enam Tahun untuk MI dan Dua tahun untuk RA, tahun lalu ibu bapak telah menyerahkan anak anaknya untuk dididik, hari ini kami kembalikan dengan suasana yang beda, jika dulu mereka polos dan lugu, sekarang mereka sudah jadi anak terdidik, berprestasi dan pilihan,” katanya.
Selanjutnya setelah lepas, anak anakku harus jaga nama baik madrasah ilmu yang pernah di dapatkan, itu jadi bekal untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, termasuk anak anakku harus jadi cahaya dan kebanggaan masyarakat.
“Ilmu agama dan umum anak anakku sudah diberikan, kini saatnya anak anakku jadikan bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ulasnya. sebar luaskan dan saya berharap
Dikatakan, ada tiga penunjang kesuksesan, pertama jangan sekali kali meningalkan solat, sebab solat adalah penghubung hamba dengan sang khaliq. Ke Dua hormati orang tua dan guru, sebab orang tua adalah orang orang mulia yang telah membesarkan kalian, dan guru adalah orang yang telah membimbingmu sehingga menjadi orang yang berilmu.
Terakhir menuntut ilmu, dengan ilmu jadi kunci kesuksesan dunia-akhirat, warisan para Nabi, serta peninggi derajat manusia dan petunjuk jalan sebaik baik jalan.
“Yakinlah para ibu bapak wali, anak kita ini orang cerdas semua, saya harapkan ilmu yang mereka punya dilanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi, untuk yang RA, saya harapkan bisa melanjutkan di tempat, karena pihak yayasan sudah menyediakan lembaga pendidikan MI Nahdlatussaniyah,” ungkapnya.
Selanjutnya atas nama ketua yayasan, pihaknya memintakan maaf kepada para wali siswa dan siswa, mungkin selama di didik oleh ibu bapak guru, ada yang bikin kesal atau pernah membentak atau di marahi. Namun tujuan bapak ibu guru anak anak adalah baik, ingin melihat anak anakku jadi orang yang lebih baik.
“Saat ini kita terus membangun apalagi gedung RA masih numpang di gedung MI, mudah mudahan ada yang berhajat untuk beramal, minimal 1 batako dan semoga itu jadi amal ibadah kita,” doanya. (NU-01).
