LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK), pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lombok Tengah (Loteng), Dedet Zultauzzalam mengatakan, sebagai UPTD yang diberikan kepercaya Pemerintah Daerah (Pemda) Loteng, dalam mencetak generasi yang ahli dibidangnya.
Setiap tahun BLK Loteng, selalu menamatkan generasi terbaiknya, dalam membantu Pemda Loteng membuka lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Setiap Tahun, kita cetak agen generasi yang nantinya sebagai agen penyebar informasi pembangunan Loteng, termasuk di awal tahun ini,” katanya, Senin (29/1).
Kenapa pihaknya mengatakan agen informasi, selain ahli dibidangnya masing masing, mereka juga dibekali tentang informasi informasi pembangunan di Loteng. Sehingga nantinya mereka juga akan menyebarluaskan tentang kondisi pembangunan termasuk kemajuan Loteng di tempat mereka masing-masing.
Untuk kemajuan sendiri lanjut pemuda milenial ini, mereka diharapkan akan menyebarluaskan, ini Lo kondisi Loteng ke depan dan membutuhkan tenaga ahli dan terampil. Sehingga paling tidak masyarakat, khususnya para pemuda akan tertarik untuk berkontribusi untuk daerah, paling tidak mereka bisa ikut berpartisipasi masuk belajar di BLK.
“Di BLK Loteng, kita siap mencetak SDM sesuai kebutuhan daerah, makanya yang sudah tamat kita minta jadi agen informasi, sehingga nantinya mereka bisa dibina di BLK untuk kita bina jadi tenaga terampil sesuai kebutuhan pembangunan Loteng,” paparnya.
Bicara lulusan lanjut Dedet, Alhamdulillah rata rata mereka sudah bekerja, baik di perusahaan yang sebelumnya kita sudah bangun MOU, termasuk di beberapa perusahaan di luar MOU. “Ini salah satu upaya kita membantu pemerintah menurunkan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan bagi mereka,” tutupnya.
Selanjutnya di awal tahun 2024 ini, BLK telah menerima 208 peserta didik, yang nantinya akan diberikan pelatihan sesuai dengan jurusan yang sudah mereka ambil.
“Di awal tahun ini, kita buka 12 jurusan, dari 12 jurusan tersebut diikuti 208 peserta,” tutupnya. (nu-01).
