Pasca dilanda musibah, keberadaan rumah sakit kebanggaan masyarakat Lombok Tengah kian lengang, kendati saat ini, dijabat Plt direktur. Namun Kewenangan PLT tentunya tidak seluas Direktur tetap, lalu pertanyaannya Siapakah yang layak diangkat sebagai direktur tetap di Rumah Sakit ini, pastinya butuh Tipikal Pemimpin Kreatif, Berpengalaman dan kredibel, guna mengembalikan nama baik di tengah masyarakat.
Berikut Paparan ntbupdate.com
SAPARUDDIN
LOMBOK TENGAH
MUSIBAH, saat ini keberadaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya Lombok Tengah, sedang di landa musibah. Di mana mantan Direktur BLUD RSUD Praya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah.
Tentunya itu telah mencederai dan mencoreng kabupaten Lombok Tengah, Khususnya di kalangan karyawan BLUD RSUD Praya Lombok Tengah. Rusaknya citra tersebut, tentunya membutuhkan pemimpin atau Direktur yang mampu mengembalikan nama baiknya.
Mengembalikan nama baik BLUD RSUD Praya, tentunya membutuhkan calon pemimpin atau Direktur yang memiliki
Tipikal Kreatif, Berpengalaman dan kredibel, sehingga nama baik BLUD RSUD Praya yang sudah rusak, kembali kayak sedia kala.
Lalu Siapakah yang mampu memenuhi dan mengembalikan nama BLUD RSUD Praya, setelah mantan Direktur lama dr Muzakir Langkir di jebloskan ke penjara?, catatan ntbupdate.com, sejumlah nama sudah di gadang gadang siap maju sebagai direktur baru BLUD RSUD Praya, diantaranya dr Mamang Bagiansyah saat ini menjabat sebagai ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Lombok Tengah.
Selanjutnya dr Basirun MMRS jabatan Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan pada BLUD RSUD Praya Lombok Tengah. Dua pentolan dokter ini, sudah ramai jadi buah bibir di kalangan birokrat, dewan, LSM, masyarakat hingga di kalangan wartawan.
Dua kandidat calon yang di gadang gadang sebagai pengganti dr. Muzakir Langkir ini, pastinya memiliki kredibilitas, pengalaman dan sokongan kekuatan, sehingga mereka berdua ini muncul jadi pembicaraan.
Namun apapun yang terjadi di lapangan, wasit utama yang menentukan segala galanya adalah Bupati dan wakil Bupati selaku pemegang pucuk pimpinan di bumi Tatas Tuhu Trasne, kita tunggu siapa yang lebih kuat ? (Bersambung)
