LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Turnamen catur Ruslan Cup, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) PDI-P ke 50, resmi di tutup H. Ruslan Turmudzi sekaligus anggota DPRD NTB, dari partai PDI-P Daerah Pemilihan (Dapil) 8 atau Lombok Tengah selatan.
Turnamen catur Ruslan cup, mulai digelar selama 3 hhari dari tanggal 27 Januari dan di tutup hari ini 30 Januari di salah satu rumah makan di kota Praya Lombok Tengah.
H. Ruslan Turmudzi mengatakan, karena ini adalah event catur perdana yang di gelar, tentunya banyak kekurangan untuk itu mari sama sama saling memaklumi.
Oleh karena itu, atas nama ketua panitia pihaknya ucapkan minta maaf dan terimakasih. “Yang namanya pertama, pasti kekurangan itu ada dan ini akan kita jadikan pelajaran untuk gelaran turnamen catur cup selanjutnya, dan kekurangan sekarang kita jadikan pembelajaran untuk kita sempurnakan,” katanya, Ahad (29/1).
Dikatakan, setelah di hari pertama sukses dilaksanakan dan di publikasikan, banyak masukan yang ia Terima, terutama dari para pecinta dan penggemar catur. Di mana mereka meminta agar turnamen catur ini, digelar setiap tiga kali setahun dan di laksanakan berpindah-pindah. “Kemarin saya di telepon oleh salah seorang masyarakat dari utara, yakni Kecamatan Batukliang dan Batukliang Utara, untuk melaksanakan turnamen catur di utara,” tuturnya.
Banyaknya permintaan lanjutnya, ini artinya masyarakat sangat haus ingin menyalurkan hoby mereka dalam hal permainan catur dan insyaallah pihaknya siap salurkan.
Diakuinya, di awal ada wacana mau melaksanakan turnamen catur ini, banyak pimpinan perusahaan yang datang menawarkan diri jadi sponsor. Namun pihaknya tidak setuju, sebab pihaknya khawatir nanti dikira turnamen catur ini jadi komoditi politik.
“Yang penting kita bahagia, sambil mengasah kecerdasan kita memainkan bidak catur, sehingga saya menolak ada sponsor diluar pribadinya, takutnya nanti dikira turnamen catur ini ajang politik,” bebernya.
Selain itu, turnamen catur ini sebagai ajang memperkuat silaturahmi. Kepada para pemain jangan sekali kali turnamen catur ini dijadikan ajang permusuhan. Dalam permainan ini kalah menang itu hal biasa dan mari kita jadikan sebagai pembelajaran untuk giat berlatih.
Sementara itu mantan Danrem 162 LaluRudi Ircam Srigede menyambut baik wacana turnamen catur ini di gelar sebagai event tahunan.
“Saya sangat setuju catur ini bila perlu diadakan tiga kali setahun dan saya siap untuk ikut sebagai sponsor,” katanya.
Namun, turnamen ini jangan diadakan di satu kecamatan, namun harus di adakan di luar Kecamatan Praya. “Habis ini bila perlu adakan lagi, tapi di luar Kecamatan Praya, sebab saya yakin banyak pecinta catur yang siap mengasah kecerdasan mereka dan kita siap support,” janjinya.
Dikatakan, apapun bentuk olahraga, sebenarnya pihaknya sudah mulai memberikan dukungan materi dan moril, seperti beberapa minggu lalu, pihaknya membuka olahraga sepakbola di Tanjung Luar Lombok Timur, apalagi turnamen catur yang ia sangat sukai dan siap bersama Ruslan untuk membuka turnamen catur di Loteng dan di NTB pun, pihaknya siap.

Adapun nama nama juara turnamen catur Ruslan cup, juara Satu Samsul Rozi dari Desa Kelebuh Kecamatan Praya Tengah, Atang Mahendra juara Dua dari Desa Batunyala Kecamatan Praya Tengah, juara Tiga Musnaim dari Desa Ungga Kecamatan Praya Barat Daya.
Selanjutnya harapan satu Darmangge, Dua Amaq Ketujur, Tiga Muammar, Empat Muhdan Jaye, Lima HL. Karne, Enam Bustomi Taefuri, dan harapan Tujuh, Taufiqurrahman. (*)
