Dari Reses Tarip, Masyarakat Mempertanyakan Kelangkaan Pupuk

LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Kelangkaan dan mahalnya pupuk, masih jadi keluhan masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Kecamatan Praya Timur Pujut Lombok Tengah (Loteng). Setelah sebelumnya konstituen Legewarman mengeluhkan hal yang sama.

Kali ini, konstituen Tarip juga mempertanyakan kelangkaan pupuk, setelah melakukan program Serap Aspirasi (Reses) di Enam Titik di Kecamatan Praya Timur Loteng.

Kepada ntbupdate.com Politisi PKB ini mengaku, dari Enam lokasi Reses yang sudah dilakukan, kelangkaan pupuk masih menjadi momok menakutkan bagi masyarakat Kecamatan Praya Timur.
“Dari Enam lokasi tempatnya reses, kelangkaan pupuk selalu ada,” katanya, Rabu (8/2).

Selain langka, harganya juga sangat mahal, di atas Harga Eceran Terendah (HET). Langka dan mahal, padahal penyakit ini sudah menahun namun pihaknya sangat heran, kenapa dinas Pertanian dan Peternakan Loteng, tidak pernah mencari apa, penyebabnya dan mencari solusi.
“Setiap musim tanam pasti petani kita menjerit, namun saya juga heran, jeritan petani tidak membuat hati dinas pertanian dan perternakan Loteng iba dan mencari penyebabnya dan mencarikan solusi, padahal pupuk semakin bertambah dan lahan semakin menyusut juga jadi aneh kok pupuk tidak tercukupi ada apa sebenarnya ?,” tegasnya. “Jika ini dibiarkan terus, lama lama penyakit menahun ini tidak akan sembuh,” sambungnya.

Atas persoalan ini, tentunya pihaknya selaku anggota DPRD Loteng dapil 3 Kecamatan Praya Timur Pujut, akan mempersoalkannya di parlemen dan pihaknya akan membuka semuanya di hadapan dinas Pertanian dan akan minta solusinya. “Di parlemen, saya akan buka semuanya, biar dinas pertanian paham,” tegasnya.

Selain kelangkaan pupuk lanjutnya, Infrastruktur terutama diperbatasan desa yang sering terlupakan, termasuk irigasi maupun jalan pembatas desa. “Semua aspirasi konstituen, akan saya perjuangkan dan mohon do’a semoga semua keluhan masyarakat bisa diselesaikan,” Harapnya.

Dalam kesempatan itu juga, Tarip meminta kepada masyarakat untuk bersabar, sebab beberapa program yang sudah di acc kan, semuanya berubah.

Perubahan tersebut disebabkan, adanya aturan baru dari pemerintah pusat. Artinya semua program untuk tahun ini, dialihkan ke pendidikan dan kesehatan.

“Mohon maaf kepada masyarakat kami, program yang sudah disetujui untuk dikerjakan tahun ini, terpaksa dialihkan ke pendidikan dan kesehatan, sebab ini aturan pusat yang mengikat,” ungkapnya.

Dan saat ini lanjutnya, pihaknya sudah menganggarkan dana rehab untuk pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama di Kecamatan Praya Timur dan Pujut Loteng. “Semoga semua kebutuhan di sekolah yang mendapatkan anggaran rehab terpenuhi dan proses belajar dan mengajar lancar, yang belum tersentuh harap bersabar,” Harap Tarip. (nu-01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *