LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Terhitung sejak bulan Oktober 2022 lalu, tim akreditasi sudah mulai melakukan persiapan menghadapi survei akreditasi.
Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Kemenkes RI nomor 1128 tahun 2022 tentang standar akreditasi Rumah sakit se Indonesia.
Berdasarkan SE tersebut, tim akreditasi yang diketuai dr. Ketut Sudarsana MPH, mematangkan persiapan sesuai dengan standar yang telah dikeluarkan Kemenkes RI melalui surat Edaran (SE), hal ini sejalan dengan slogan RSUD Praya Lombok Tengah yaitu beriuk meriri,
“Dengan slogan Beriuk Meriri, semua tim bergerak sesuai dengan tupoksi dan bidang masing-masing, alhamdulilah RSUD Praya Lombok Tengah meraih predikat PARIPURNA ” ucap Direktur RSUD Praya, dr. Mamang Bagiansyah SpPD, FINASIM Sabtu (12/3).
Dalam perjalanan penilaian, dari 784 komponen yang dinilai, rata rata mendapatkan nilai 80 ke atas, nilai tersebut sesuai dengan standar kementerian kesehatan dan alhamdulilah sesuai yang diharapkan, akhirnya RSUD, akreditasi paripurna tercapai.
Tercapainya apa yang diharapkan tersebut, tentunya akreditasi paripurna ini, jadi spirit untuk bisa memberikan pelayanan lebih baik, termasuk sumber daya karyawan, yang jumlahnya sekitar 800 lebih, lebih baik pula.
“Kami tidak ingin piagam ini hanya sekedar nama, namun sejalan dengan mutu dan pelayanan, demi memberikan kepuasan kepada masyarakat Lombok Tengah,” ungkapnya. “InsyaAllah sambil jalan kita implementasikan dengan perbuatan,” sambung dokter sufi ini.
Kenapa pihaknya demikian, di samping mampu mengimplementasikan piagam ini, RSUD Praya di tahun ini juga sedang maksimalnya mengejar naik tipe, dari Tipe C ke Tipe B.
“Yang jelas, akreditasi paripurna ini adalah spirit dan filter bagi kami untuk bisa meraih tipe B, jika ini terwujud, ini artinya tahun 2023, tahun keberkahan bagi kami, bisa mendapatkan dua piagam sekaligus, mohon do’a dan dukungan,” sebutnya.
Dikatakan, masa berlaku piagam penghargaan akreditasi paripurna ini, sampai tahun 2026, dan akan terfokus pada peningkatan pelayanan dan keselamatan pasien. “Selain memberikan pelayanan maksimal, RSUD Praya harus Akreditasi sempurna, ini juga bagian dari dorongan BPJS, termasuk RPJMD, sejak tahun 2021, dan tahun ini alhamdulilah tercapai,” ujarnya.
Sementara itu ketua tim akreditasi drdr Ketut Sudarsana MPH mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh tim, yang telah bekerja maksimal. Tanpa kerjasama dan rasa memiliki, piagam ini tidak mungkin bisa diraih. “Piagam akreditasi paripurna ini, adalah buah hasil usaha bersama, dan mari kita sama sama jaga keberhasilan ini,” pintanya.
Dikatakan, dalam proses penilaian banyak elemen-elemen yang sudah berhasil di penuhi, sehingga sukses meriah nilai memuaskan. Di mana, sesuai Kemenkes nomor 1128 2022, tentang standar akreditasi rumah sakit, di sana dituangkan ada 16 bab dan sub standar 226 serta elemen penilaian standar ada 784. “Dengan rasa kebersamaan dan saling memiliki, Kita telah sukses meraih nilai 80 ke atas, dari ratusan komponen persyaratan tersebut,” jelasnya.
Sedangkan untuk standar Proknas, sukses meraih nilai 100. Meriah nilai akreditasi sempurna, bukan persoalan mudah dan gampang.
Sebab pihaknya selaku ketua tim, sebelumnya sudah berulang kali melakukan survei simulasi, dengan melibatkan lembaga Damar Husada. Damar Husada ini, satu dari 6 lembaran yang bergerak di bidang akreditasi. “Kami yakin, keluarga besar RSUD Praya, bakal terus menjaga penghargaan ini, tentunya dengan cara meningkatkan pelayanan dan menyuguhkan kepuasan bagi pasien,” tutupnya. (**)
