Masih Jabat PJS, Bambang Tunjukkan Kecerdasannya Bawa PDAM TIARA Menuju Puncak Kejayaan

JAKARTA (ntbupdate.com)- Masih menjabat sebagai PJS Direktur utama Perumda Air Minum Tirta Ardhia Rinjani atau PDAM TIARA Lombok Tengah (Loteng). Bambang Supratomo, sukses membawa PDAM TIARA Loteng ke puncak kejayaan, dengan meraih penghargaan TOP CEO BUMD Awards 2023.

Penghargaan Top BUMD Awards 2023, yang diraih PDAM TIARA, sebagai bukti atas capaian kinerja yang telah dilakukan, dan inovasi guna meningkatkan layanan kepada pelanggan, serta dibarengi dengan prestasi di bidang human capital.

“Atas nama manajemen mengucapkan rasa terima kasih yang setinggi- tingginya kepada Pemda Loteng, Kepada Bidang dan Cabang serta Karyawan-Karyawati PDAM Loteng. Dan harapan kami, penghargaan ini menjadi motivasi untuk lebih memacu diri untuk mencapai perbaikan- perbaikan di kemudian hari,” ucap PJS Direktur Utama Bambang Supratomo, usai menerima penghargaan di
Ballroom Hotel Raffles Kuningan Jakarta, Rabu (5/4). “BUMD AWARD ini tidak sekedar penghargaan saja namun melalui proses yang panjang termasuk persentasi dihadapan dewan juri dan kami banyak mendapatkan masukan dari dewan juri untuk terus melakukan inovasi dan inpormen pada manajemen Perumda Tiara Loteng, sehingga mampu bertahan di situasi ekonomi yang tidak menentu ini,” sambungnya panjang.

Atas prestasi ini, tentu ini merupakan hasil kerja berjama’ah dengan seluruh karyawan Perumdam Tiara Loteng. “Apalah artinya Bambang seorang diri, mengerjakan tanggung jawab besar ini, namun dengan kerjasama yang sudah terbina, alhamdulilah apa yang menjadi harapan bersama, akhirnya terwujud, dan alhamdulillah sukses mendapatkan penghargaan Bintang 4,” bebernya panjang.

Selain itu, penghargaan ini juga tidak lepas dari artinya soliditas antara Bupati selaku KPM yang terus memberikan pembinaan tanpa lelah, kepada Direksi dan Kepala Bidang serta kepala Cabang yang selalu kompak di lapangan, demi pelayanan lebih baik.

Atas keberhasilan ini lanjut, Wakil Ketua PD Perpamsi NTB, pihaknya berharap, agar dengan penghargaan tersebut akan menjadi motivasi untuk menjadi lebih baik lagi.

“Penghargaan yang didapatkan
Ini tentu saja saat ini masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki terutama aspek teknis yang membutuhkan investasi yang besar untuk melakukan optimalisasi sistem produksi distribusi sehingga keluhan akan air yang macet bisa selesai. Bagi pelanggan yang merasa pelayanan kami belum maksimal mohon kerjasamanya untuk melaporkan melalui sistem Call Center yang telah kami buat sehingga pengaduannya terpantau sampai selesai,” Tutup Bambang.

Sementara itu, ketua Penyelenggara Top BUMD Awards 2023, M. Lutfi Handayani, MM., MBA mengatakan, tema yang diangkat tahun 2023 ini adalah ‘Inovasi dalam membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD’.

Inovasi sangat penting bagi BUMD. Sebab, jika inovasi ditularkan, tentu mendorong BUMD lain untuk terus tumbuh. BUMD adalah aset milik pemda. Dan bila semua terus inovatif-maju, tentu BUMD bukanlah sekadar aset daerah.

“Tetapi juga menjadi aset bangsa Indonesia. Sebab mereka mendukung pembangunan merata untuk Indonesia yang maju. Dengan demikian, permasalahan seperti kemiskinan dan lain-lain, lebih mudah diselesaikan karena peranan BUMD,” papar Lutfi.

Lutfi menambahkan bahwa kegiatan TOP BUMD Awards, diselenggarakan untuk mendukung pelaksanaan UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang didalamnya mengatur mengenai maksud dan tujuan didirikannya BUMD, dan Peraturan Pemerintah (PP) No. 54 Tahun 2017 tentang BUMD, yang di dalamnya mengatur tentang tata cara pengelolaan BUMD.

Sementara itu, Dr. Drs. Agus Fatoni, MSi, Dirjen Bina Keuangan Daerah – Kementerian Dalam Negeri, menegaskan tentang pentingnya BUMD yang melayani publik. Hal yang perlu dilakukan adalah Pertama, mengembangkan aktivitas bisnis untuk meningkatkan pendapatan dan memperkuat sektor riil. Kedua, meningkatkan dan fokus pada produk-produk unggulan BUMD yang menjadi kekuatan daerah. Ketiga, mendorong perekonomian daerah agar mempermudah akses usaha seluas-luasnya terutama pada pelaku usaha UMKM, Ultra Mikro dan usaha kecil lainnya.
Kemudian yang keempat, BUMD perlu memiliki produk unggulan yang dikenal dan dipergunakan luas oleh masyarakat. Kelima, memperluas jaringan distribusi, dan terakhir yang keenam, memaksimalkan peran BUMD sebagai saluran pelayanan publik dan penggerak perekonomian di daerah serta penyumbang PAD. (rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *