LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Puskesmas Ganti Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah (Loteng), salah satu dari 6 Puskesmas yang di jabat oleh PLT. Dari 6 Puskesmas tersebut, hanya Puskesmas Ganti yang sudah 3 kali mengalami pergantian PLT.
Di tahun 2024 ini, dari 6 Puskesmas tersebut sudah di jabat kepala difinitif, termasuk Puskesmas Ganti Kecamatan Praya Timur Loteng.
Pisah sambut tersebut di pusatkan di Hotel Senggigi holiday resort Lombok Barat, Sabtu (13/1).
Mantan PLT Puskesmas Ganti Hafsah Widiyanti mengaku, selama 7 bulan lamanya sebagai PLT di Puskesmas Ganti, tentunya selama melaksanakan tugas. Telah banyak dari semua Tenaga Kesehatan (Nakes) Ganti, yang kesal dan marah atas apa yang sudah ia lakukan
Kekesalan dan kemarahan dari adik adik nakes ia rasakan sendiri, sebab pihaknya akui telah banyak ia bentak bentak. Tapi ingat, dalam hatinya tidak pernah terpersit untuk benci atau marah
Sebab apa yang ia lakukan, guna mengubah manset dan karakter para nakes, untuk lebih di siplin dan memanfaatkan waktu. “Sebagai PLT, jelas jabatan itu hanya sebentar, sehingga saya berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan perubahan. Yang kurang disiplin saya ajarkan untuk disiplin dan memanfaatkan waktu, mohon yang sudah saya bentak atau apa namanya, itu semua tujuannya ingin mendidik biar adik adik bisa berubah dan Alhamdulillah Puskesmas Ganti mendapatkan piagam akreditasi utama,” katanya.
Atas hal itu, pihaknya meminta kepada para nakes jangan eforia, namun jadikan itu sebagai spirit untuk lebih meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.
Selanjutnya kepada Kepala Puskesmas yang baru, pihaknya sudah mengenal beliau sangat lama dan sudah tau bagaimana kinerja beliau. Sehingga pihaknya yakin di bawah kepemimpinan Wireguteng Otensu Sorenggana kepala puskesmas baru, mampu membawa perubahan sesuai dengan jargon Tangguh dan Bangkit Kembali.
Sementara itu kepala Wireguteng Otensu Sorenggana mengaku bangga dan terimakasih atas pengabdian ibu PLT yang telah mengantarkan Puskesmas Ganti mendapatkan predikat akreditasi utama.
Tentunya itu menjadi spirit dan kontribusi untuk bangkit sesuai dengan jargon Tangguh dan Bangkit kembali
Dijelaskan, memilih jargon di atas sebab pihaknya sebelumnya pernah tegas di Puskesmas Ganti. Sehingga paling tidak, apa yang menjadi persoalan dan langkah apa yang akan diambil, sudah ia ketahui.
Bukan hanya itu saja lanjut pemilik Optik Among Desa Mujur ini, beberapa pengalaman di luar Puskesmas Ganti, juga akan di telurkan tentunya, seperti saat tugas sebagai KTU di Puskesmas Mujur dan beberapa pelatihan tentang kesehatan lainnya, insyaallah itu akan ia coba.
“Seberat apapun tugas jika kita bersama sama insyaallah semua akan ringan, kebersamaan, kekompakan dan saling mempercayai tetap jadi modal utama dalam menjadikan Puskesmas Ganti lebih baik, dan jargon Tangguh dan bangkit kembali terwujud,” tutupnya.
Pantauan ntbupdate.com, menambahkan Kemeriahan acara pisah sambut kepala Puskesmas Ganti yang baru, banyak lomba yang dilombakan, baik lomba kelompok ataupun individu atau perorangan.
Lomba perorangan seperti, Karaoke, Makan Kerupuk, Lari karing, Sendok kelereng dan Memasukan paku dalam botol.
Selanjutnya lomba kelompok, Tarik tambang, buat konten dan yang lainnya. Untuk lomba tarik tambang, grup Kepala Puskesmas tumbang.
Selanjutnya keceriaan para nakes terlihat riang gembira, sebab berbulan bulan Puskesmas Ganti di jabat Tiga PLT berturut turut. Sekarang Puskesmas Ganti sudah memiliki kepala difinitif. (nu-01).
