LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Gizi (Persagi) Lombok Tengah (Loteng), telah menjadikan Moment Hari Gizi Nasional (HGN) ke 64, yang jatuh pada hari Kamis 25 Januari 2024 kemarin.
Jadi moment pengabdian untuk pemerintah dalam menurunkan angka stunting, khususnya di Loteng. Atas peran serta tersebut, Loteng telah sukses menurunkan angka stunting di bawah angka nasional.

“Menurunkan angka stunting di Loteng, itu tanggung jawab kita bersama, artinya bukan tanggungjawab personal, termasuk apa yang telah dilakukan DPC Persagi Loteng di momen HGN ke 64 kemarin, dan Alhamdulillah Loteng sukses menurunkan angka stunting di bawah angka Nasional. Terimakasih saya ucapkan kepada rekan rekan yang tergabung dalam DPC Persagi Loteng,” kata Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri, di halaman kantor Dinas Kesehatan, Jum’at (26/1)
Selain itu lanjut ketua DPW Gerindra NTB ini, pihaknya juga ucapkan banyak terimakasih kepada para Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya, DP3AP2KB, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, TKPKD, termasuk Baznas, PKK dan PPI. “Semoga ikhtiar yang sedang dan sudah kita lakukan, tercatat sebagai amal jariah, amiiin,” do’anya.
Diakuinya, atas segala usaha dan ikhtiar tersebut, Alhamdulillah angka stunting di Loteng kian menurun dan jauh dari standar Nasional, dan tahun 2023 lalu, Alhamdulillah angka stunting Loteng di angka 13 persen dari 14 persen.
“Standar nasional itu 34 persen dan kita saat ini di angka 13 persen, Ini artinya kita telah sukses dan jauh dari standar Nasional,” ujarnya.
Atas keberhasilan ini, tentunya jadi semangat bersama untuk sama sama berikhtiar dan berusaha, agar di tahun 2024 angka stunting di Loteng kian menurun.
“Insyaallah di tahun 2024 ini, kitab targetkan diangka 10 persen, angka ini tidak mustahil, sebab pada tahun tahun sebelumnya kita sudah sukses menurunkan angka stunting,” harapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Loteng Dr Suardi ketika di tanya kenapa pelaksanaan HGN di pusatkan di 6 titik di Loteng, ia mengaku sesuai hasil data, 6 titik ini termasuk angka stunting nya cukup tinggi.
Sehingga pihaknya akan mendorong di 6 titik ini lebih fokus untuk mengendalikan dan pencegahan, tanpa mengesampingkan yang lain.
“Yang jelas, secara umum kita sudah sukses menurunkan angka stunting di Loteng dan saya berharap kepada semua elemen, khususnya Puskesmas di masing-masing kecamatan, untuk terus intens memberikan pembinaan termasuk element lainnya, saya harapkan ikut berpartisipasi membantu pemerintah dalam menurunkan angka stunting ini,” harapnya.
Sementara itu dalam pemberitaan sebelumnya Ketua DPC Persagi Loteng Lalu Hartono Ahmad, S.Gz mengatakan, dari sekian aksi nyata yang sudah dilakukan, baik sebelum hari H dan di puncak hari H. Banyak kegiatan kemasyarakatan yang sudah dilakukan.
“Alhamdulillah, sesuai kesepakatan bersama para pengurus Persagi Loteng, semua kegiatan sudah dilaksanakan secara terjadwal dan alhamdulillah sukses,” katanya Kamis (25/1)
Untuk hari H sendiri, dilaksanakan di Enam titik masing-masing di Desa Darmaji, Muncan Dasan Baru Kecamatan Kopang Loteng. Selanjutnya di Desa Pelambik Kecamatan Praya Barat Daya Loteng. “Di Enam titik ini, kami sebarkan anggota untuk ikut mensukseskan kegiatan, sesuai dengan jadwal yang sudah kita tentukan,” terangnya.
Adapun bentuk kegiatan yang dilaksanakan di puncak HGN, itu disesuaikan dengan tema dan slogan HGN. Di mana tema HGN ke 64 tahun 2024 adalah -ASI Kaya Protein Hewani Cegah Stunting. Sementara yang jadi slogan HGN ke-64 tahun ini adalah “MP-ASI Berkualitas untuk Generasi Emas”.
“Sesuai dengan slogan di atas, kami sudah lakukan pembagian makanan pendamping asi dan makanan balita untuk 6 bulan dan 6 bulan ke atas,” ungkapnya.
Sedangkan jenis makanan yang dibagikan, itu bermanfaat untuk gizi kombinasi gizi seimbang. Sedangkan makanan untuk bayi di atas 1 tahun, makanannya sama dengan orang dewasa, kecuali pihaknya menyarankan hindari makanan yang pedas pedas.
“Kita bagikan telur, daging dan beberapa makanan lainnya, yang mampu merangsang pertumbuhan anak,” paparnya.
Selanjutnya, kenapa memilih makanan yang bergizi dibagikan, pada peringatan HGN kali ini, sangat erat kaitannya dengan memerangi stunting, sehingga makanan yang dibagikan saat puncak acara, itu insyaallah bisa melawan angka stunting. “Kita punya cara beda beda dalam membantu pemerintah daerah Loteng, dalam melawan stunting ini, makanya di puncak HGN kita sudah bagikan makanan makanan bergizi,” terangnya.
Lalu Hartono Ahmad menambahkan, sebelum hari puncak, pihaknya sudah membangun kerjasama dengan Baznas Loteng. Di mana dari Enam titik lokasi perayaan HGN, itu semua binaan Baznas.
Selain itu, pihaknya juga jauh sebelumnya sudah membangun koordinasi dengan beberapa SKPD diantaranya DP3AP2KB, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, TKPKD, PKK dan PPI.
“Yang jelas bersama seluruh elemen, kita bersama sama mensukseskan HGN ke 64 tahun 2024,” tutupnya
Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) pada Dinas Kesehatan Loteng Dr Nasrullah, mengaku bangga atas kebersamaan rekan rekan dari gizi, sehingga semua program semarak HGN berjalan lancar.
Selanjutnya, dari sekian program yang sudah dilaksanakan, upaya pemerintah dalam menurunkan angka stunting, khususnya di Loteng, tepat sasaran. Apalagi program yang dilakukan, sangat erat kaitannya dengan penurunan angka stunting. “Semoga usaha dari teman teman gizi, dalam membantu pemerintah dalam menurunkan angka stunting khususnya di Loteng tercapai,” harapnya. (nu-01)
