LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Kecamatan Praya Barat Daya (Prabarda) Lombok Tengah (Loteng), jadi lokasi pertama dimulainya program Safari Ramadhan Pemda Loteng. Dalam program ini dibagi jadi dua rombongan, dimana rombongan pertama dipimpin langsung Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri, berlokasi di Kecamatan Batukliang Utara, sedangkan rombongan ke dua dipimpin Wakil Bupati Loteng Dr. HM. Nursiah bertempat di Kecamatan Prabarda Loteng.
Dalam program tahunan ini, semua birokrasi lingkup Pemda Loteng, ikut dalam rombongan termasuk perangkat Desa se-Kecamatan Prabarda tokoh agama dan masyarakat.
Wabup Loteng Dr. HM. Nursiah mengaku bangga dan berterima kasih kepada pemcam Prabarda, yang telah ikut mensukseskan program Pemda sekali setahun ini. Kegiatan ini tidak akan sukses tanpa dukungan pemcam, pemdes dan beberapa unsur lainnya.
“Alhamdulillah, terimakasih saya sampaikan kepada semua pihak, yang telah ikut mensukseskan program safari ramadhan ini,” katanya, Kamis malam (13/3).
Dikatakan, selama mengabdikan diri bersama Bupati Loteng, Alhamdulillah perlahan lahan pembangunan di Loteng semakin maju, termasuk jalan jalan di Loteng, bisa dibilang 88 persen sudah bagus, termasuk program yang lain.
Terkhusus di Kecamatan Prabarda ini, dimana pergerakan ekonomi masyarakat, imbas dari pembangunan sektor Pariwisata di wilayah Desa Montong Ajan, pembangunan Hotel dan Villa yang masif sebagai salah satu penyumbang pertumbuhan ekonomi Loteng.
Selain hal di atas lanjut Sekjen DPD II Golkar ini, beberapa program pendukung pertumbuhan ekonomi Loteng antara lain, Penguatan Sumber Daya Manusia ( SDM ) contohnya bagi para pelaku UMKM dan IKM. Pemda hadir hubungkan pelaku usaha dan sumber permodalan serta pemasaran. Indikatornya, pembangunan toko dan kios usaha masyarakat terus bergeliat dan merata hampir di seluruh Desa. Termasuk Pemda memberikan kemudahan membuat Perizinan untuk kelancaran iklim investasi.
Selanjutnya masalah stunting, dengan adanya dua Puskesmas di Kecamatan Prabarda, para nakes telah memberikan sumbangsihnya untuk Pemda, ikut ambil bagian dalam menurunkan angka stunting hingga 10,24 persen.
” Loteng terus berusaha raih UHC, saat ini sudah capai 98 persen, jadi tidak ada alasan masyarakat tidak terdaftar BPJS, cukup tunjukkan KTP nya, maka bisa berobat, dan peran serta para nakes di dua Puskesmas di Prabarda, kami ucapkan banyak terimakasih,” ucapnya.
Ia menambahkan, untuk pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui Dinas Perkim Loteng terus diprogramkan, hal ini dilakukan sebagai salah satu bentuk peran serta Pemda membantu masyarakat dibawah garis kemiskinan.
Sedangkan untuk data kependudukan, Dinas Dukcapil sudah tuntaskan 98 persen dan Grafik IPM Loteng sendiri terus naik. Tahun 2023 sentuh angka 70,41 poin. Peningkatan usia harapan hidup masyarakat Loteng rata-rata 63 tahun lebih. Peningkatan daya beli masyarakat melalui program pasar murah, bantuan sosial dan lainnya melonjak. Motor Kadus 100 persen lunas. Kartu maiq meres utk tuan guru lancar, koordinir anak yatim istiqomah ditangani Baznas.
10 orang yatim yang Tahfiz sudah mendapat beasiswa kuliah di Unram dan Unizar. Mall pelayanan publik bergeliat mudahkan pelayanan. Insentif Marbot masjid lancar, dan lainnya.
” Program unggulan yang sudah jalan, kita akan terus tingkatkan demi tercapainya misi dan visi Pathul Nursiah,” ujarnya.
Sementara itu camat Prabarda Rumetan menyampaikan, prekonomian dan keamanan di Prabarda, Alhamdulillah sudah aman.
Atas hal itu, pihaknya berharap ada petunjuk dari Wabup agar mendapat arahan menjalankan pemerintahan di Kecamatan Prabarda, guna menjaga dan meningkatkan keberhasilan yang sudah nampak di Prabarda ini.
“Semua petunjuk sudah kita laksanakan, dan Alhamdulillah prekonomian masyarakat semakin meningkat, termasuk keamanan di masing-masing wilayah, dari itu kami berharap ada petunjuk baru untuk kita laksanakan guna mempertahankan dan meningkatkan semua sektor di Prabarda ini,” harapnya. (nu-01)
