LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Setelah progres pembangunan tuntas, pasar seni Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah (Loteng) yang berlokasi di Desa Sengkerang, sampai saat ini masih belum beroperasi.
Atas hal itu, Kepala Bidang (Kabid) Perindustrian pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Loteng, Baiq Yuliana Sapriani mengaku, pihaknya sudah memiliki rancangan dan wacana yang dinilai mampu mengoperasikan gedung seni hingga membangkitkan semangat para penenun dan pengerajin di sekitar Kecamatan Praya Timur Loteng, secara khusus.
“Beberapa rencana sudah kita matangkan, dari hulu sampai hilir, insyallah mudah mudahan rencana ini tepat sasaran, agar gedung seni yang sudah ada itu segera dioperasikan,” katanya, Rabu (16/5).
Dijelaskan, untuk hulu sendiri pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah Organsiasi Masyarakat (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), KTI Praya Timur, para tokoh agama, pemuda termasuk dengan Pemerintah Kecamatan Praya Timur.
“Insyaallah dalam waktu dekat ini kami akan kumpul bareng, guna membahas bagaimana caranya memanfaatkan pembangunan yang sudah ada itu,” ungkapnya.
Bukan hanya itu saja, pihaknya juga akan mengupayakan ada program atau kegiatan di gedung sentra tenun sengkerang, paling tidak sekali seminggu. “Soal apa yang cocok kita programkan, itu nantinya kita akan bahas bersama, saat kumpul bersama dengan pihak pihak yang di sebutkan di atas tadi,” paparnya.
Selanjutnya di hilir, pihaknya sudah mendata desa desa yang masyarakatnya beraktivitas sebagai pengerajin.
Dan pihaknya akan memberikan support berupa bahan baku, seperti penenun akan dibagikan benang, untuk selanjutnya di silam jadi tenun yang siap di pasarkan.
“Setelah merasa tepat sasaran, insyaallah perlahan lahan kita akan arahkan ke pusat seni, biar cepat dioperasikan,” tutupnya. (nu-01).
