LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Demi suksesnya pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahun 2024. Pemerintah Daerah (Pemda Lombok Tengah (Loteng).
Telah menyiapkan 1.457 petugas vaksin, yang siap bekerja dalam mensukseskan pelaksanaan PIN Polio tahun 2024.
Selain itu, pemda Loteng juga telah menyiapkan berbagai sumber daya kesehatan yang mencakup 6 rumah sakit, 29 Puskesmas, 130 Pustu, dan 1.745 Posyandu. Selain itu, terdapat 30 orang supervisor Kabupaten, 178 orang supervisor puskesmas, dan 3.333 orang kader posyandu.
Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng H. Lalu Firman Wijaya menjelaskan, dalam pelaksanaan PIN Polio di Loteng, pihaknya akan melibatkan 151.608 anak usia 0-7 tahun, tanpa melihat status imunisasi polio sebelumnya.
Adapun Jenis vaksin yang digunakan adalah nOPV2 (dua putaran/dosis) yang akan dimulai pada 23 Juli 2024.
Di Loteng sendiri, akan melibatkan berbagai pos imunisasi yang tersebar di berbagai tempat, seperti TK, Posyandu, PAUD, SD/MI, dan Ponpes.
“Target kita dalam PIN ini, minimal 95% dari jumlah sasaran,” tuturnya. “Kita sudah action sejak awal Juli 2024, dengan penyusunan mikro planing, persiapan media KIE, pembuatan SE dan instruksi Bupati, serta penyusunan anggaran. Pelaksanaan press briefing dan advokasi serta orientasi pelaksanaan PIN Polio dilakukan secara virtual. Distribusi vaksin dan logistik, serta penyebarluasan media KIE, juga menjadi bagian dari persiapan yang dilakukan hingga minggu ke Tiga bulan Juli,” jelasnya menambahkan.
Pelaksanaan PIN Polio Tahap 2 lanjut sekda, telah dimulai dengan putaran pertama pada 23 hingga 29 Juli 2024, diikuti dengan putaran kedua pada 6 hingga 12 Agustus 2024. Sweeping dilakukan pada 30 Juli hingga 3 Agustus 2024 dan 13 hingga 17 Agustus 2024, sementara finalisasi catatan dan pelaporan dijadwalkan pada 19 hingga 24 Agustus 2024.
Pemda Loteng, mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan PIN Polio ini guna memastikan anak-anak terlindungi dari penyakit polio.
Kegiatan ini, merupakan bagian dari upaya mengakses PIN Polio nasional, untuk memberikan imunisasi tambahan kepada anak-anak guna mencegah penyebaran virus polio
“Semua yang sudah kita lakukan, langkah strategis dan vital dalam upaya kita menanggulangi Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio di Indonesia. Jadi Kami mengajak seluruh masyarakat dan semua pemangku kepentingan untuk berpartisipasi aktif dan mendukung kesuksesan kegiatan ini, demi kesehatan dan masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus kita.” tegasnya. (nu-01).
