Mataram (ntbupdate.com)-
Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi NTB, berhasil memfasilitasi asuransi untuk 2 Jemaah Calon Haji (JCH), asal NTB yang wafat di dalam pesawat saat pemberangkatan haji tahun 2025.
Dua JCH yang menerima extra Cover tersebut yaitu Bakar Yasin Ahmad (LOP 11) dengan nomor paspor X3634734 yang meninggal dunia pada tanggal 25 Juni 2025, alamat Dusun Bangka Bela Desa Tunangan Kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat.
Selanjutnya, Mahdar Malapuddin Abdullah (LOP 8) dengan nomor paspor E8693869 yang meninggal dunia pada tanggal 21 Juni 2025 dengan alamat Kabupaten Sumbawa.
Masing-masing ahli waris menerima santunan sebesar Rp. 135.000.000.
Penyerahan asuransi ini langsung diserahkan Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Dr. Muhammad Zain, kepada ahli waris di ruang rapat utama Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB, Selasa (9/9).
Kepala Kanwil Kemenag NTB, H. Zamroni Aziz mengungkapkan, tidak ada usaha yang mengkhianati hasil, setelah lama mengurus dan Berkomunikasi, alhamdulillah Dua JCH yang sebelumnya wafat di Tanah Suci Makkah, mendapatkan asuransi dari Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri. “Dengan komunikasi yang baik, alhamdulillah Dua jemaah haji yang wafat asal NTB menerima asuransi yang langsung diserahkan oleh Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri,” katanya.
Selanjutnya, selama proses pengurusan pelaksanaan haji, pihaknya sampaikan apresiasi kepada Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri dan pihak Garuda Indonesia yang telah memfasilitasi proses ini. “Apresiasi kami sampaikan kepada pak direktur dan pihak Garuda Indonesia yang telah memfasilitasi, sehingga semua proses tuntas dan hari ini ahli waris dapat santunan,” ungkapnya.
Sementara itu Divisi Finance dan Administrasi PT Garuda Indonesia Gruman Jannata mengucapkan banyak terima kasih kepada Kanwil Kemenag Provinsi NTB atas kepercayaan pada Garuda Indonesia dalam mengantarkan jemaah haji Indonesia ke tanah suci.
“Kami berharap santunan ini dapat diterima dengan baik dan bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan,” ungkapnya.
Sementara itu Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Dr. Muhammad Zaen mengungkapkan, apapun yang dikerjakan termasuk pelaksanaan haji, dokumen-dokumen itu penting dan fokus mensukseskan pelayanan haji menjadi lebih baik. Atas hal itu pihaknya memberikan apresiasi kepada Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB yang telah mampu dan cepat mengatasi semua persoalan haji yang sempat terjadi.
“Saya kagum dengan kepala Kanwil Kemenag NTB, yang selalu sigap menyelesaikan persoalan, ini jadi bukti kalau pakai Kanwil Kemenag NTB, sangat bertanggung jawab dengan tugasnya selaku pimpinan, terimakasih pak Kanwil Kemenag,” ucapnya. (nu-01).
