Mataram (ntbupdate.com)- Menyambut momentum bersejarah Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia yang akan jatuh pada 3 Januari 2026, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai mematangkan berbagai persiapan.
Semangat transformasi dan penghormatan terhadap dedikasi menjadi poin utama dalam perhelatan tahun ini.
Hal tersebut ditegaskan dalam Rapat Persiapan Puncak HAB ke-80 yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Kanwil Kemenag NTB pada Senin (22/12).
Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag NTB, H. Zamroni Aziz, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha, H. Fathurrahman, serta dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat eselon di lingkungan Kanwil Kemenag NTB.
Berbeda dengan peringatan HAB ke-79 tahun 2025 yang sukses digelar di Taman Sangkareang, Kota Mataram, untuk tahun 2026 ini Kakanwil H. Zamroni Aziz memberikan sinyal bahwa pusat upacara akan digeser ke wilayah Kabupaten.
Langkah ini diambil untuk memperkuat sinergi antara Kementerian Agama dengan pemerintah daerah serta masyarakat di akar rumput.
“Kami ingin semangat HAB ke-80 ini dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Saat ini, kita tengah mengkaji dua opsi lokasi strategis sebagai pusat pelaksanaan upacara, yaitu Kabupaten Lombok Timur atau Kabupaten Lombok Barat,” ungkap H. Zamroni Aziz.
Sisi menarik dari rencana peringatan tahun ini adalah komitmen Kanwil Kemenag NTB dalam menjaga nilai-nilai historis. H. Zamroni Aziz menginstruksikan panitia untuk mengundang seluruh tokoh yang pernah menjabat sebagai Kepala Kanwil Kemenag NTB pada periode-periode sebelumnya.
Kehadiran para mantan pimpinan ini diharapkan menjadi simbol estafet perjuangan dan keberlanjutan pengabdian dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis di NTB.
Sebagai bentuk nyata penghargaan negara terhadap sumber daya manusia, puncak HAB ke-80 juga akan diwarnai dengan pemberian berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya.
Penganugerahan Satyalancana Karya Satya: Penghargaan bagi ASN yang telah menunjukkan loyalitas dan dedikasi luar biasa selama masa bakti mereka.
Apresiasi Guru dan ASN Berprestasi: Penghargaan khusus bagi tenaga pendidik dan pegawai yang inovatif dalam pelayanan.
Penghargaan bagi Masyarakat Umum: Kemenag NTB juga akan memberikan penghargaan kepada tokoh atau elemen masyarakat yang dinilai berkontribusi aktif dalam mendukung program-program keagamaan di NTB.
“HAB bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada mereka yang telah berkhidmat untuk umat dan bangsa,” pungkas Kakanwil. (NU-01).
