Kanwil Kemenag NTB, Terima Kunjungan UIN Sunan Ampel Surabaya

Mataram (ntbupdate.com)- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat (Kanwil Kemenag NTB), melalui Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam menerima kunjungan Study Komparatif dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Rabu (17/12).

Kunjungan ini diikuti oleh 21 orang peserta dan dipimpin langsung oleh Ketua Rombongan Prof. Dr. Hj. Jauharoti Alfin, S.Pd., M.Si., selaku Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan informasi dan berbagi pengalaman terkait sistem pengelolaan data dan administrasi, khususnya pada bidang akademik, administrasi umum, serta pengelolaan keuangan yang diterapkan di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi NTB.

Melalui study komparatif ini, diharapkan terjalin pertukaran praktik baik dalam rangka peningkatan tata kelola kelembagaan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Selain pembahasan sistem administrasi, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk diskusi terkait data dan pelaksanaan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Disampaikan bahwa pelaksanaan PPG yang sebelumnya berlangsung selama 3 bulan, kini dipersingkat menjadi 40 hari, sehingga dinilai lebih efektif dan efisien tanpa mengurangi kualitas proses pembelajaran dan penilaian.

Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam, H. M. Ali Fikri, S.Ag., M.M, menyampaikan pesan penting kepada seluruh guru yang mendaftar sebagai peserta PPG agar menjaga kejujuran dalam pengisian data pada aplikasi SIAGA. Ia juga menekankan agar peserta menghindari kelulusan di dua tempat sekaligus, sehingga kesempatan PPG dapat terdistribusi secara adil dan memberi ruang bagi peserta lain untuk dapat terakomodir.

“Kami mengharapkan komitmen dan integritas para guru dalam proses pendaftaran PPG. Kejujuran menjadi kunci agar program ini berjalan adil dan memberikan manfaat yang merata,” tegasnya.

Kunjungan studi komparatif ini diakhiri dengan sesi diskusi, tukar pengalaman dan pemberian cendera mata, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi keagamaan Islam dan Kementerian Agama dalam mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan serta tata kelola administrasi yang berkelanjutan. (NU-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *