Mataram (ntbupdate.com)- Mantapkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) NTB, di tahun 2026.
Sebanyak 350 ASN diberikan pembinaan dengan tema “Transformasi Tata Kelola dan Akuntabilitas Kinerja pada Kementerian Agama”.
Kepala Kanwil Kemenag NTB, mendatangkan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, H. Khairunnas, langsung sebagai pemateri. Kegiatan tersebut di Aula MAN 2 Mataram Kamis, 18 Desember 2025.
Dari 350 ASN yang mengikuti pembinaan tersebut, mulai dari Pejabat Eselon III, Ketua Tim Kerja, Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota se NTB, Kasi, Kepala MAN, MTsN, dan MIN, Kepala KUA, serta Penyuluh Agama se Pulau Lombok.
Kepala Kanwil Kemenag NTB, H. Zamroni Aziz, dalam pengantarnya melaporkan beberapa program yang telah dilaksanakan, antara lain terbentuknya 10 Desa Sadar Kerukunan Di NTB, Doa Kebangsaan Lintas Agama, Penanaman 1 Juta Pohon, Gerakan Wakaf Produktif (Kota Wakaf), Revitalisasi KUA, Penyaluran Bantuan Inkubasi Bisnis Pesantren, Program Penguatan SDM melalui rekrutmen PPPK, serta Dialog Lintas Agama.
Sementara itu, dalam arahannya Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, H. Khairunnas, menekankan pentingnya meningkatkan tata kelola dan akuntabilitas kinerja ASN.
“Kita harus mengkaji siapa kita di Kementerian Agama, apa yang pernah kita lakukan untuk kementerian agama, dan apa yang sudah kita terima di Kementerian Agama ini,” ujarnya.
H. Khairunnas menyampaikan bahwa ASN harus memegang teguh integritas dan menolak segala bentuk gratifikasi. “Ilmu agama ini bukan hanya sebatas sebagai pengetahuan kita saja, yang tidak ada artinya pengetahuan kalau tidak diimplementasikan dalam ketaatan kita kepada Allah SWT,” katanya.
H. Khairunnas juga menjunjung pentingnya ASN untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik, serta mematuhi jam kerja PNS sesuai dengan Perpres No. 21 Tahun 2023. “Kita harus menjadi ASN yang profesional dan berintegritas, sehingga dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam pembinaan yang dilakukan dengan berdiskusi dan interaksi dengan para peserta, H. Khairunnas menyampaikan beberapa jenis korupsi yang sering terjadi di lingkungan kerja yang harus dihindari. “Saya berharap setelah saya hadir di tempat ini, jangan ada yang melanggar yang harus saya menurunkan tim untuk diperiksa,” ujarnya.
H. Khairunnas juga menekankan pentingnya meningkatkan efektivitas kerja ASN di saat jam kerja. “Jangan buang-buang waktu kita di kantor, tingkatkan efektivitas kerja kita di saat jam kerja. Jangan disaat jam kerja kita sibuk dengan hp, main game, nonton YouTube, nonton TikTok,” tegasnya.
Dalam penutupnya, H. Khairunnas menyampaikan bahwa baik buruknya tata kelola dan akuntabilitas kinerja tergantung pada Sumber Daya Manusianya. “Menurut hemat saya, salah satu cara mensyukuri nikmat akal itu adalah dengan menggunakan akal itu untuk berpikiran positif,” ujarnya.
Acara pembinaan ASN ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan komitmen ASN dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik, serta meningkatkan tata kelola dan akuntabilitas kinerja di lingkungan Kementerian Agama. Pembinaan berjalan lancar dan sukses, peserta mengikuti jalannya pembinaan dengan serius dan seksama. (NU-01).
