Pemuda Desa Sukadana Bentuk Organisasi Baru, Marjan: Pemuda Harus Jadi Agen Perubahan

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Sejumlah pemuda dan mahasiswa asal Desa Sukadana Kecamatan Pujut Lombok Tengah (Loteng), resmi membentuk organisasi baru bernama Forum Mahasiswa Desa Sukadana (FORMANA).

Organisasi ini menjadi wadah kolaborasi mahasiswa dan pemuda desa, berperan aktif dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

FORMANA dibentuk dari kepedulian generasi muda terhadap kondisi dan potensi Desa Sukadana yang belum maksimal, khususnya di bidang pendidikan, pengembangan keterampilan, dan peningkatan ekonomi masyarakat. Mahasiswa diharapkan hadir sebagai agen perubahan, agen pemberdayaan, agen kontrol sosial, sekaligus agen penghubung yang mampu menjembatani ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata masyarakat desa, sejalan dengan semangat Tridarma Perguruan Tinggi.

Demikian dikatakan Marjan selaku ketua umum terpilih, dala. musyawarah pembentukan FORMANA yang digelar, Ahad (4/1).

Dikatakan, terbentuknya FORMANA bukan sekadar organisasi, melainkan ruang kolaborasi dan pengabdian mahasiswa untuk desa.

“Mahasiswa tidak cukup hanya kuliah. Melalui FORMANA, kami ingin ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan dapat kembali ke desa dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Marjan.

FORMANA akan fokus pada kegiatan pendidikan nonformal, pelatihan keterampilan, pengembangan kewirausahaan pemuda, serta aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga desa.

Sebagai program awal, FORMANA telah menggelar pelatihan keterampilan bagi remaja dan ibu-ibu desa, seperti pembuatan kerajinan tangan, pengolahan makanan lokal, dan pengenalan dasar usaha kecil. Kegiatan ini diharapkan mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.

Ke depan lanjutnya, FORMANA berencana menjalin kerja sama dengan pemerintah desa dan berbagai pihak terkait guna menjalankan program pemberdayaan secara berkelanjutan. Melalui peran mahasiswa yang selaras dengan Tridarma Perguruan Tinggi—pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

FORMANA diharapkan mampu menjadi motor penggerak lahirnya pemuda Desa Sukadana yang aktif, mandiri, dan berdaya saing. Terlebihnya lagi, Desa Sukadana masuk Desa penyangga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, sehingga Pemuda harus hadir memberikan kontribusi nyata dan memanfaatkan sumber daya alam yang ada.

“Kami tidak mau apa yang kami tuntut bertahun tahun tidak bermanfaat, di tambah lagi dengan potensi kami di selatan sangat menjanjikan, Pemuda harus hadir sebagai agen perubahan untuk orang banyak,” tutupnya. (Nu-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *