Bangunan Venue MTQ Tingkat Provinsi NTB 2026, di Loteng Rampung

Lombok Tengah (ntbupdate.com)– Proyek pembangunan Venue Musabaqah Tilawah Al-Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi NTB, di kabupaten Lombok Tengah (Loteng), telah selesai dikerjakan dengan baik oleh PT Damai Indah Utama (DIU).

Megaproyek senilai Rp 20,8 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Loteng Tahun 2025 ini dilengkapi sarana prasarana pendukung lengkap, siap mendukung gelaran MTQ tingkat Provinsi tahun 2026.

Pembangunan venue ini menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Loteng untuk memperkuat infrastruktur keagamaan dan kebudayaan. Lokasinya yang strategis di timur kantor Bupati Loteng.

Venue ini, diharapkan mampu menampung ribuan peserta dan penonton dari berbagai Kabupaten Kota se NTB.

Kepala Dinas PUPR Loteng Lalu Rahadia mengaku puas dengan kualitas pekerjaan kontraktor. “Proyek ini tidak hanya tepat waktu, tapi juga memenuhi standar keselamatan dan estetika,” ujarnya kemarin.

Fasilitas pendukung mencakup area parkir luas, panggung utama, ruang tilawah, serta aksesibilitas untuk penyandang disabilitas.

Dengan penyelesaian ini, Loteng semakin mantap sebagai pusat kegiatan keagamaan di NTB. Rencananya, venue akan diresmikan menjelang Pekan MTQ Tingkat Provinsi tahun 2026, yang diprediksi menarik partisipasi ribuan qari dan qariah berbagi tingkatan.

Pemkab berharap fasilitas ini tak hanya untuk MTQ, tapi juga multifungsi untuk kegiatan kebudayaan lain guna memajukan pariwisata halal di Loteng.

Sementara itu dalam pemberitaan sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng H. Lalu Firman Wijaya, ST., MT., mengatakan, venue ini setelah pelaksanaan MTQ selesai. bermanfaat bagi masyarakat, misalnya untuk acara resepsi dan kegiatan lainnya.

Sebab Saat ini, satu-satunya gedung yang representatif yang tersedia di Loteng adalah Gedung Poltekpar Praya, sehingga pembangunan venue MTQ diharapkan dapat menjadi tambahan infrastruktur yang bermanfaat dalam jangka panjang.

Penyelenggaraan MTQ tingkat Provinsi NTB di Loteng, nanti dapat menghadirkan suasana serupa MTQ Tingkat Nasional, baik dari segi konsep, fasilitas, maupun kemeriahan acara.

Sementara itu qori Internasional kebanggaan masyarakat Loteng Dr. TGH Sabaruddin Abdurrahman, M.Pd., selaku Ketua Harian LPTQ Loteng menekankan bahwa kebutuhan teknis pelaksanaan MTQ harus difasilitasi dengan sebaik mungkin agar seluruh kegiatan dapat berjalan lancar dan sesuai standar, termasuk kemegahan venue atau panggung utama MTQ.

Mengambil pengalaman pada MTQ tingkat Provinsi NTB di Lapangan Masbagik, Lombok Timur, mampu menampung lebih dari 10.000 penonton. Mereka menekankan pentingnya memperhatikan manajemen keselamatan dan kenyamanan penonton, termasuk dalam hal akses keluar-masuk area acara.

Dari segi arsitektur, pihaknya menyarankan agar atap venue mencerminkan ciri khas arsitektur Loteng, yang lebih cenderung berbentuk oval atau menyerupai desain lumbung tradisional.

Sementara itu, Itong dari Legend Sound memberikan masukan teknis terkait akustik ruangan. Ia menekankan perlunya dinding venue memiliki material kedap suara untuk meminimalisir efek gema atau gaung, sehingga kualitas suara tetap optimal. Selain itu, ia menyarankan agar tata letak kabel dan penempatan tiang diperhitungkan dengan matang, agar tidak menghambat visibilitas maupun sirkulasi di dalam ruangan.

Dengan persiapan yang matang, Loteng berkomitmen untuk menghadirkan MTQ NTB 2026 yang spektakuler dan berkesan bagi masyarakat serta peserta dari seluruh Kabupaten/Kota se NTB. (NU-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *