13 Februari Kapolres Loteng Datangkan Dai Kondang Ustadz M. Nur Maulana

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- 13 Februari 2026, Dai kondang Ustadz M. Nur Maulana bakal manggung menyampaikan Tausyiahnya di halaman Mapolres Lombok Tengah.

Gaya dakwah Ustadz M. Nur Maulana khas, santai, humoris, dan mudah dicerna, sering menggunakan sapaan unik seperti “Jamaah oh Jamaah, Alhamdu..lillah!”, serta pembawaan yang lincah dan interaktif membuatnya cepat viral dan disukai banyak kalangan, menggabungkan unsur ilmu agama dengan hiburan ringan agar pesan Islam mudah diterima. Ia juga menekankan konsep dakwah yang terstruktur dengan materi lengkap (mukadimah, materi, dalil, cerita).

“Selama ini sang pendakwah kita yang lincah ini, hanya kita liat di Televisi Indonesia, YouTube dan TikTok, kini masyarakat Lombok Tengah bisa liat secara langsung. Insyaallah tanggal 13 Februari kita undang beliau menyampaikan Tausyiahnya di halaman Mapolres Lombok Tengah,” kata
Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto, saat acara ramah tamah bersama awak media Lombok Tengah Sabtu (17/1).

Mengundang sang Dai kondang menyampaikan tausyiahnya di Lombok Tengah, sebab selama ini masyarakat cukup banyak yang ngepen dengan penyampaiannya yang begitu lincah dan cepat di mengerti.

Hal ini telah membuat masyarakat Lombok Tengah, amat merindukan gaya dan tausyiahnya secara langsung. Untuk membayar kerinduan masyarakat tersebut, pihaknya telah mengirimkan surat undangan, untuk menyampaikan tausyiahnya langsung di hadapan masyarakat Lombok Tengah.

“Kita tau masyarakat sangat rindu dengan sosok dai kita ini, makanya kita datangkan langsung, untuk menyampaikan tausyiahnya nanti,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga sangat ngepen dengan gaya dakwah Ustaz Nur Maulana, lebihnya lagi ustaz ini memiliki jargon khas “Jamaah oh Jamaah”,

“Jargon khas ini, “jamaah oh jamaah”, akan kita suarakan nanti secara langsung,” cetusnya.

Tidak hanya itu lanjutnya, Ciri Khas Gaya Dakwah yabg Humoris dan Interaktif suka humor dan gaya bicara yang jenaka, membuat jamaah tidak bosan mendengarkan dakwahnya.

Termasuk juga bahasa yang dipakai sederhana, dengan menggunakan bahasa sehari-hari yang mudah dipahami masyarakat.

Gerakan Tubuh, Seringkali bergerak lincah dan ekspresif saat berceramah, memberikan kesan “pecicilan” bagi sebagian orang namun efektif.

Konsep Dakwah Terstruktur, meski terlihat santai, dakwahnya tetap punya konsep dengan mukadimah, materi, dalil, dan cerita agar mudah diingat. “Yang jelas, semua yang kita liat di lama media beliau, kita akan liat langsung, makanya saya menghimbau kepada masyarakat untuk datang nanti di tanggal 13 Februari di halaman Mapolres Lombok Tengah,” bebernya.

Tidak sampai di sana, dalam waktu dekat ini umat Muslim akan bertemu dengan bulan Ramadhan atau bulan puasa, dengan didatangkan nya Ustadz M. Nur Maulana, pihaknya berharap pengetahuan keagamaan, terutama soal ibadah puasa dan amalan amalan lainnya, dapat bertambah, sehingga ibadah selama bulan puasa suntuk lebih sempurna. (Nu-01)

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *