Bupati Loteng Pimpin Rombongan Safari Ramadhan di Pratim, Puluhan Anak Yatim Gembira Kegirangan

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Seperti biasanya di setiap program Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Tengah (Loteng), selalu dibarangi dengan santunan kepada anak yatim, termasuk saat program Safari Ramadhan di Masjid Hidayaturrahman Mujur Kecamatan Praya Timur Loteng.

Ditempat ini jadi lokasi titik ke dua program Safari Ramadan pemda Loteng, di tempat ini puluhan anak yatim diberikan santunan, Sabtu malam (21/2).

Dalam Safari ini di pimpin langsung Bupati Loteng HL. Pathul Bahri, terlihat dalam rombongan Sekda Loteng HL. Firman Wijaya, unsur Forkopimda, anggota DPRD Dapil Praya Timur, pimpinan OPD, BUMN dan BUMD, para kepala desa, tokoh masyarakat, hingga pemuda setempat.

Safari Ramadan diawali dengan santunan kepada anak yatim serta penyerahan klaim asuransi BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris pekerja.

Plh Camat Praya Timur, Junaidi, S.Sos. mengatakan, dengan adanya Safari Ramadan ini, sedikit tidak beberapa program pemerintah diketahui masyarakat luas. Selain itu safari Ramadan ini juga bagian dari memperkuat hubungan antar pemerintah termasuk dengan masyarakat dan memperkuat silaturahmi.

“Kami berharap Safari ini semakin mempererat silaturahmi dan persaudaraan antara pemerintah kabupaten dan kecamatan,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Loteng HL. Pathul Bahri mengatakan, memberikan santunan kepada anak yatim dan orang tua jompo, adalah suatu keharusan yang selalu dilakukan, sebagai pembuka di semua kegiatan, kecuali dalam hal hal tertentu.

Safari Ramadan merupakan program sekali setahun yang diadakan pemda Loteng, sekaligus sebagai ajang menginformasikan beberapa kemajuan pembangunan di Loteng. Termasuk menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Dikatakan, saat ini beberapa program strategis yang diproyeksikan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi terus digalakkan.

Di antaranya pembangunan batalyon di Mangkung, Praya Barat yang dimulai tahun ini, serta rencana pembangunan Kodam pada 2028 mendatang.

Kedua proyek tersebut diyakini akan menggerakkan ekonomi lokal hingga peningkatan UMKM.

Di sektor pertanian, Loteng disebut telah menjadi daerah surplus pangan sekaligus penyangga nasional. Sekitar 50 ribu hektare lahan basah kini berstatus lahan dilindungi untuk menjaga keberlanjutan produksi.

“Berkat kerjasama yang baik, alhamdulillah Loteng ditetapkan sebagai lumbung pangan nasional karena dinilai surplus oleh pemerintah pusat,” katanya.

Selain itu, pemerintah masih memproses pembangunan Sekolah Rakyat. Namun lahan seluas 10 hektare yang direncanakan masuk kategori lahan dilindungi sehingga perlu penyesuaian regulasi.

Dibidang penguatan ekonomi desa dilakukan melalui program Koperasi Desa Merah Putih. Pemerintah akan menyalurkan kendaraan pick-up serta kebutuhan operasional koperasi.

Nantinya di Koperasi merah putih, tidak boleh membeli gabah petani di bawah harga netto yang telah ditetapkan. “Koperasi tidak boleh mengambil keuntungan di luar ketentuan. Uang harus tetap berputar di desa agar kesejahteraan masyarakat terjaga,” tegasnya. (NU-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *