Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Pengukuhan dan Pelepasan peserta didik Kelas XII MAN Insan Cendekia Lombok Timur angkatan VII, di gelar di Hotel Swiss-Belcourt Lombok Tengah (Loteng), tahun pelajaran 2025/2026, Ahad (24/5).
Pengukuhan dan Pelepasan peserta didik Kelas XII MAN Insan Cendekia Lombok Timur angkatan VII, tahun ini berjumlah 91 orang santri santriwati, 6 diantaranya lulus di Universitas Indonesia (UI).
Ketua panitia Dafa mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh panitia, yang tak kenal lelah mempersiapkan segala kebutuhan sehingga acara puncak ini berjalan dengan lancar.
“Tak ada yang sempurna, jika ada kekurangan mohon dimaafkan, tapi yang jelas panitia telah mengemas acara ini sesuai dengan hasil kesepakatan dan berjalan lancar, Terimkasih kami ucapkan kepada seluruh panitia,” ucapnya.
Dikatakan, acara ini bukan seremonial semata, namun bagian dari ungkapan rasa syukur atas selesainya masa pendidikan dan mudah mudahan acara ini melahirkan kenangan yang baik. Kepada para santri santriwati yang tamat, tumbuhkan semangat untuk terus belajar, agar nantinya bisa jadi orang yang berguna bagi agama nusa dan bangsa.
Sebelum ke hari puncak, perbedaan pendapat selalu ada dan baginya itu hal biasa. Sebab tujuan bersama adalah sama, bagaimana acara puncak ini berjalan lancar dan sukses.
Sementara itu Kepala MAN IC Lombok Timur H. Nasrudin Mansur mengatakan, tidak terasa sudah 3 tahun lama anak ibu bapak, kami bina di MAN IC, dan kini amanah yang sudah ibu bapak berikan, pihaknya MAN IC mengembalikannya dengan kondisi berbeda.
Kenapa pihaknya mengatakan kondisi berbeda, sebab jika dulu anak ibu bapak dalam keadaan lugu dan biasa, namun kini mereka semua sudah cerdas, berilmu, disiplin dan paham ilmu umum dan agama.
Pasalnya selama 3 tahun berada dalam ikatan MAN IC, semua rutinitas dan program sudah di atur dan mengikat. “Hari ini aturan itu sudah tidak berlaku lagi bagi anak anakku, karena anak anakku sudah menyelesaikan pendidikan dan kepada para wali santri, yakinlah anak ibu bapak sudah berubah dan cerdas,” katanya.
Berawal dari keyakinan dan prestasi yang telah ditunjukkan para santri santriwati MAN IC, pihaknya berharap kepada para wali santri, untuk melanjutkan sekolahnya, sebab ilmu yang sudah mereka dapatkan, jangan sampai terputus dan harus didukung sampai cita cita mereka tercapai.
Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) NTB Dr. H. Zamroni Aziz mengaku bangga dengan prestasi yang sudah persembahkan oleh santri MAN IC, prestasi tersebut bukan hanya telah mengharumkan nama baik MAN IC, Kemenag dan Daerah saja, namun telah mengharumkan bangsa ini di kancah Internasional.
“Saya punya catatan khusus atas prestasi yang telah di raih Santri MAN IC, terutama di kancah Internasional, prestasi ini telah mengharumkan bangsa ini di level Dunia,” katanya.
Dikatakan, MAN IC adalah program luar biasa dari Kementerian Agama, dan telah banyak mengukir prestasi.
Atas prestasi tersebut lanjut ketua ISNU NTB ini, pihaknya memberikan apresiasi kepada keluarga besar MAN IC, yang sukses membawa perubahan besar, terutama soal prestasi.
“Kualitas MAN IC ini memang beda, di segala bidang pasti unggul,” cetusnya.
Selanjutnya kepada para santri santriwati yang lulus ia berpesan Anak-anakku semua, yakinlah kalian hari ini. Begitu keluar dari sini, pihaknya yakin kalian adalah tunas-tunas calon pemimpin, calon profesor, calon pemimpin daerah. Mau jadi dokter gigi, mau jadi presiden, tidak ada yang mustahil, sebab dasarnya sudah kuat.
Dibalik ini jangan sekali kali melupakan jasa kedua orang tua. Hari ini kalian gagah, pintar, bisa bahasa Arab, bahasa Inggris, rapinya luar biasa, itu karena jasa orang tua. Kedua, harus taat kepada guru. Kalau dua hal ini kalian lakukan, yakin kalian berhasil dan jangan lupa solat.
Sementara itu wakil dari kalangan Wali santri sekaligus Wakil Walikota bima H. A. Rahman H. Abidin mengucapkan banyak terimakasih telah membentuk karakter, akhlak disiplin kepada anak anak dan mewakili seluruh wali santri memintakan maaf, sekiranya ada yang salah. (NU-01)
