Ponpes Darurrosyidin Panji Sari Gelar, Pelepasan dan Wisuda Tahfiz Ke Lima

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Pondok Pesantren Darurrosyidin kampung Harapan Baru Kelurahan Panji Sari Kecamatan Praya Lombok Tengah (Loteng), menggelar acara pelepasan santri dan wisuda tahfiz Al Qur’an ke Lima.

Ponpes Darurrosyidin merupakan salah satu lembaga pendidikan tergolong masih belia di tengah Kota Praya Loteng, kendati demikian namun telah sukses banyak mencetak para alumnus, termasuk tahun ini melepaskan 49 santrinya. Lebihnya ponpes ini dari ponpes yang lain, selain dibekali ilmu umum dan agama, santrinya di wajibkan ikut program tahfiz.

Pimpinan Ponpes Darurrosyidin Kampung Harapan Baru Kelurahan Panji Sari Kecamatan Praya Loteng Ustaz Abdurrassyid mengatakan, tahun 2018 pihaknya membuka lembaga pendidikan SMP Islam Darurrosyidin, selang Empat kali menamatkan santri.

Tahun 2022, pihaknya membuka lembaga pendidikan SMA Islam Darurrosyidin. “Kami membuka SMA Islam Darurrosyidin, mengingat setiap tahun jumlah santri yang tamat di SMP Islam Darurrosyidin semakin banyak dan para wali santri juga mendesak untuk membuka lembaga pendidikan lanjutan, makanya kami penuhi dan alhamdulillah untuk SMA baru dua tahun kita tamatkan santri,” katanya, Rabu (24/6).

Untuk penamatan tahun ini, Ponpes Darurrosyidin menamatkan 49 siswa dengan prestasi yang membanggakan, terutama soal hafiz Al Qur’an. Di mana rata rata santri yang tamat sudah ada jadi penghafal dan setiap tahun kita laksanakan wisuda serentak dengan pelepasan penamatan.

“Untuk hagiz Al Qur’an, jumlah juz bervariasi, dari 49 santri yang tamat, ada juga yang sampai 30 juz,” jelasnya.

Dikatakan, tidak terasa sudah Enam tahun lamanya, anak anakku yang SMP Islam lanjut ke SMA Islam dan Tiga Tahun untuk SMP Islam dibina, di didik di Ponpes Darurrosyidin dan sekarang anak anakku sudah menyelesaikan pendidikan. Saking tidak terasa, seolah olah kemarin kemarin anak anakku masuk jadi santri.

“Enam Tahun untuk santri SMPI dan SMAI dan Tiga tahun untuk SMPI, tahun lalu ibu bapak telah menyerahkan anak anaknya untuk dididik, hari ini kami kembalikan dengan suasana yang beda, jika dulu mereka polos dan lugu, sekarang mereka sudah jadi anak terdidik, berprestasi, pilihan dan hafiz,” ungkapnya.

Selanjutnya setelah lepas, anak anakku harus jaga nama baik madrasah ilmu yang pernah di dapatkan, itu jadi bekal untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, termasuk anak anakku harus jadi cahaya dan kebanggaan masyarakat.

“Ilmu agama dan umum anak anakku sudah diberikan di tambah lagi jadi penghafal, kini saatnya anak anakku itu jadikan bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” pintanya.

Qori ini menambahkan, ada tiga penunjang kesuksesan, pertama jangan sekali kali meningalkan solat, sebab solat adalah penghubung hamba dengan sang khaliq. Ke Dua hormati orang tua dan guru, sebab orang tua adalah orang orang mulia yang telah membesarkan kalian, dan guru adalah orang yang telah membimbingmu sehingga menjadi orang yang berilmu.

Terakhir menuntut ilmu, dengan ilmu jadi kunci kesuksesan dunia-akhirat, warisan para Nabi, serta peninggi derajat manusia dan petunjuk jalan sebaik baik jalan.

“Yakinlah para ibu bapak wali, anak kita ini orang cerdas semua, saya harapkan ilmu yang mereka punya dilanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi, untuk yang tamat SMPI, saya harapkan bisa melanjutkan di tempat, karena pihak Ponpes sudah menyediakan lembaga pendidikan SMAI,” ungkapnya.

Selanjutnya atas nama pimpinan Ponpes, pihaknya memintakan maaf kepada para wali santri mungkin selama di didik oleh ibu bapak guru, ada yang bikin kesal atau pernah membentak atau di marahi. Namun tujuan bapak ibu guru anak anak adalah baik, ingin melihat anak anakku jadi orang yang lebih baik. (NU-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *