Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Bupati Lombok Tengah (Loteng), H. Lalu Fathul Bahri, tiba tiba datang ke MIN 1 Loteng, di hari ke dua pelaksanaan Masa Taaruf Murid Madrasah (Matamuda) tahun 2026.
Dengan mengenakan sarung ciri khas santri, orang nomor satu di Loteng ini langsung memberikan sambutan sekaligus memberikan semangat bagi guru dan siswa siswi baru di MIN 1 Loteng, yang beralamatkan di jalan Sultan Hasanudin, Bermis, Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya Loteng.
Dalam arahannya Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri mengaku bangga jadi keluarga besar madrasah. Madrasah saat ini sedang naik daun, dengan perolehan prestasi yang telah berhasil diukir oleh siswa madrasah.
Atas keberhasilan tersebut, madrasah tidak lagi dipandang sebelah mata oleh masyarakat, hal tersebut dibuktikan dengan semakin membeludak nya masyarakat memasukkan anaknya di madrasah.
“Saya tidak pungkiri, baik di media dan cerita dari anaknya sendiri, prestasi yang telah di raih siswa siswi MIN 1 Loteng sungguh luar biasa, ini harus di pertahankan dan ditingkatkan, apalagi saat ini madrasah jadi pilihan masyarakat dalam menyekolahkan anak anaknya, termasuk saya sendiri,” katanya, Selasa (14/7).
Dikatakan, bicara lembaga pendidikan, madrasah telah memberikan warna berbeda dari yang lain, artinya disamping dibekali dengan ilmu umum, ilmu agama pun, juga didapatkan di madrasah. Dari itu pihaknya berpesan kepada anak anakku yang baru masuk, untuk istiqomah mengikuti seluruh rangkaian program Matamuda.
“Setiap orang punya masa termasuk saya, dari itu anak anakku ini adalah harapan agama, daerah dan bangsa sebagai generasi penerus, selamat mengikuti program Matamuda, semoga anak anakku jadi orang sukses,” doanya, sembari menutup pidato sambutan.
Sementara itu kepala MIN 1 Loteng H. Munawir Halil mengucapkan selamat datang di MIN 1 Loteng, kepada Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri, sekaligus memberikan sambutan penyemangat.
“Saya terkejut tiba tiba beliau datang, habis tidak pernah ada kabar sebelumnya, atas nama keluarga besar MIN 1 Loteng, saya ucapkan banyak terimakasih atas kata kata sambutan,” katanya. “Kedatangan beliau bikin saya teringat dengan kepemimpinan Umar Bin Khattab (Khulafaurrosyidin), yang datang menjenguk masyarakat tanpa di undang,” sambung mantan Kamad MIN 3 Loteng ini.
Dikatakan pelaksanaan Matamuda ini, ertujuan untuk mengenalkan lingkungan, budaya, dan sistem pembelajaran yang baru, dalam mempersiapkan kesiapan mental siswa, menggali potensi diri, menumbuhkan rasa cinta pada madrasah, serta menanamkan nilai-nilai karakter dan moderasi beragama sejak dini.
Mengingat, program matamuda ini dirancang sebagai pengalaman pertama murid mengenal kehidupan di madrasah. Karena itu, pelaksanaannya harus bersifat edukatif, aman, dan menyenangkan.
“Matamuda bukan sekadar orientasi pengenalan lingkungan, tetapi menjadi sarana membantu murid beradaptasi dengan lingkungan baru, mengenal guru, teman, budaya, dan nilai-nilai yang hidup di madrasah,” ujarnya.
Ia menambahkan, ada Lima tujuan utama pelaksanaan matamuda, pertama membantu murid beradaptasi dengan lingkungan madrasah, Dua menumbuhkan rasa bangga terhadap madrasah, Tiga, mewujudkan lingkungan yang aman dan menyenangkan, Empat mengenalkan kurikulum dan budaya positif dan terakhir menumbuhkan kepedulian lingkungan melalui konsep ekoteologi.
“Yang jelas, seluruh kegiatan Matamuda tetap mengedepankan prinsip edukatif, interaktif, ramah anak, inklusif, menyenangkan, dan berkelanjutan,” tutupnya. (Nu-01).
