Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Saat ini semua Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan sedang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun 2026/2027.
Uniknya, dari puluhan Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan di Lombok Tengah (Loteng) pada khususnya, hanya SMAN 2 Praya Loteng, saat MPLS langsung dapat kunjungan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed.
Terlihat para guru dan siswa baru beserta para seniornya, gembira kegirangan menyambut sang menteri, pihak sekolah pun tidak menyia nyiakan kesempatan tersebut, sang menteri diberikan panggung istimewa dalam memberikan arahan dan semangat kepada para guru, siswa baru ataupun siswa lama, khususnya yang punya tugas saat MPLS.
Mendikdasmen RI Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed dalam arahannya mengintruksikan agar mewujudkan “MPLS Ramah” untuk menjadikan sekolah tempat yang aman, nyaman, dan inklusif.
Selain itu sang menteri juga melarang keras percobaan perpeloncoan dan senioritas. Atau praktik penyambutan anggota baru yang melibatkan pelecehan atau penghinaan, senior juga dilarang memiliki rasa kuasa lebih dari yuniornya.
“Kebijakan ini diperkuat melalui Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026,” cetusnya, belum lama ini.
Mendikdasmen RI telah Meluncurkan Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas RANA) untuk mencegah kekerasan dan menerapkan budaya Aman, Sehat, Resik, dan Indah di sekolah.
Dari itu pihaknya meminta apa yang diluncurkan oleh Mendikdasmen RI harus di laksanakan. “Sekolah sebagai lembaga pendidikan harus melaksanakan apa yang telah di programkan Mendikdasmen RI selama MPLS,” pintanya.
Selanjutnya Mendorong penerapan “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” (bangun pagi, beribadah, olahraga, makan sehat, belajar, bermasyarakat, tidur awal).
Sekolah Inklusif, Memastikan perlakuan setara bagi semua murid dan menciptakan lingkungan bebas rokok. “Yang jelas saya yakin SMAN 2 Praya Ini, pasti melaksanakan semua program yang telah dilahirkan Mendikdasmen selama MPLS, selamat bagi siswa baru, ingat anak anakku adalah harapan bangsa ini, kami kami ini pasti punya masa, dan masa setelah kami kami ada anak anakku, dari itu silahkan manfaatkan waktu untuk belajar biar anak anakku semua jadi orang hebat,” tutup Mendikdasmen Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed.
Sementara itu Kepala SMAN 2 Praya Loteng Dr. Mustanadi mengucapkan banyak terimakasih kepada pak Menteri yang telah menjadikan SMAN 2 Praya, jadi lokasi peninjauan langsung kegiatan MPLS.
Kedatangan pak Menteri bisa dikatakan mendadak, dari itu atas nama keluarga besar SMAN 2 Praya, mohon maaf atas kekurangan dalam hal sambutan.
Selanjutnya, kedatangan bapak menteri ini tentunya jadi penyemangat, untuk terus melahirkan calon generasi penerus, bukan hanya sebatas penyemangat selama MPLS tahun 2026.
Adapun jumlah peserta MPLS di SMAN 2 Praya tahun ini, sebanyak 396 orang.
Pantauan ntbupdate.com, tidak canggung canggung Mendikdasmen Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed, langsung berinteraksi dengan siswa. Hal itu dilakukan guna mentaukidkan atau menguatkan, apa saja infornasi yang didapatkan di para guru dan kepala sekolah, terutama soal pelayanan dan lingkungan sekolah. (NU-01)
