PHD: Sempurnakan Rukun Islam Ke 5, Saya Harapkan Para JCH Ikuti Manasik Ini Sampai Selesai

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Bertempat di Masjid Agung Praya Lombok Tengah (Loteng), sebanyak 840 Jamah Calon Haji (JCH), asal Loteng mengikuti manasik haji, yang di gelar Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) NTB bersama Pemerintah Daerah Loteng, Rabu (9/4).

Manasik haji atau bimbingan haji ini, di gelar selama Dua hari, mulai dari tanggal 9-10 April 2025 dan dibuka langsung anggota Petugas Haji Daerah (PHD), sekaligus Bupati Loteng, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP..

Hadir Kepala Kanwil Kemenag NTB H. Zamroni Aziz, Anggota DPR RI Komisi 8 Fraksi Partai Demokrat H. Nanang Samudra, Kepala Kemenag Loteng H. Nasrullah, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Loteng H. Lalu Syamsul Hadi beserta jajarannya dan 840 JCH Loteng.

“Ibadah Haji adalah salah satu Rukun Islam ke 5 bagi umat Muslim yang mampu, karena ini pekerjaan mulia saya harapkan untuk tidak di sia-siakan, dari itu saya harapkan pelaksanaan manasik Haji ini diikuti dengan ikhlas, seksama dan sampai selesai,” pinta Bupati Loteng sekaligus anggota PHD NTB H. Lalu Pathul Bahri.

Dikatakan, setiap tahun alhamdulillah jumlah JCH yang melaksanakan Haji semakin meningkat, ini artinya perekonomian masyarakat Loteng semakin mapan, apalagi saat ini jumlah JCH asal Loteng sebanyak 840 JCH.

“Hampir sepuluh persen masyarakat Loteng setiap tahun berangkat haji. Hari ini 840 sekian. Tahun lalu ribuan,” kata ketua DPD 1 Gerindra NTB ini.

Ke depan, pihaknya berharap kuota Haji NTB khususnya di Loteng semakin bertambah, mengingat jumlah antrian masyarakat yang mengantri masih banyak.

“Antusias masyarakat Loteng pada khususnya yang ingin melaksanakan ibadah haji sangat tinggi, saya harapkan tahun tahun berikutnya, jumlah kuota Haji NTB, khususnya di Loteng semakin bertambah,” pintanya.

“Jaga kesehatan mulai hari ini, jaga makanan, ikuti manasik haji sesuai dengan tuntunan,” Sambung Kepala Kanwil Kemenag NTB H. Zamroni Aziz

Kenapa pihaknya menyarankan agar JCH Loteng menjaga kesehatan, sebab sesuai data dari 840 JCH asal Loteng 40% masuk dalam kategori Lansia. Sehingga riwayat kesehatan perlu dijaga.

Kakanwil termuda di Indonesia ini menambahkan, selain menambah pengetahuan tentang pelaksanaan ibadah haji, manasik haji ini juga bagian dari saling kenal mengenal antara JCH yang satu dengan yang lainnya, termasuk dengan petugas dan pembimbing. (nu-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *