TNI Ikut Berlumpur Bantu Petani Tanam Tanam Padi

Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Pengabdian kepada negara dan masyarakat, tiada henti terus ditunjukkan pasukan Loreng atau Tentara Nasional Indonesia (TNI), dari satuan Komando Militer (Kodim) 1620/Loteng.

Setelah ikut membantu masyarakat dalam proses panen padi, kini pasukan loreng ini ikut berlumpur turun membantu masyarakat tanam padi.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan mendukung ketahanan pangan serta membantu petani dalam proses penanaman padi.

Dandim 1620/Loteng Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti mengatakan, langkah ini diambil sebagai bagian dari salah satu upaya menjaga ketahanan pangan wilayah di tengah dinamika tantangan global yang terus berkembang di seluruh sendi sendi kehidupan masyarakat secara terus menerus.

“Kolaborasi Babinsa dan petani dalam melakukan tanam padi di sawah ini adalah untuk mewujudkan ketahanan pangan wilayah secara bertahap, bertingkat dan berlanjut,” ujar Dandim Ahad, (20/4).

Menurutnya, kehadiran Babinsa secara langsung di lapangan juga dapat memberikan bimbingan teknis tentang praktik bagaimana melakukan tahapan sesi tanam secara manual tanpa menggunakan mesin sehingga efektif dengan hanya menggunakan tenaga.

Keikutsertaan Babinsa di sawah merupakan wujud kegiatan nyata di lapangan dan berkontribusi demi program yang di canangkan pemerintah yang dimulai dari wilayah wilayah pedesaan seperti melakukan membersihkan lahan sawah, menyiapkan bibit padi, dan membantu dalam proses penanaman maupun panen.

“Dengan kehadiran dan adanya dukungan langsung dari Babinsa kami di wilayah kini petani merasa lebih termotivasi dan yakin untuk meningkatkan hasil pertanian mereka,” ucap Bang Karim sapaan akrab Dandim.

Pihaknya juga berkomitmen membantu petani, tidak hanya terbatas pada tahap awal pengolahan lahan dan penanaman, tetapi juga terus berlanjut selama musim panen berlangsung.

“Dan kami secara bertahap terus melakukan pemantauan rutin terhadap perkembangan tanaman padi petani dan memberikan saran serta solusi atas masalah yang mungkin muncul selama proses pertumbuhan,” terangnya.

Diharapkan, dengan kolaborasi yang erat antara Babinsa dan petani, produksi padi di wilayah khususnya di Lombok Tengah dapat meningkat secara signifikan. Hal ini akan berdampak positif pada ketahanan pangan lokal serta kesejahteraan ekonomi masyarakat petani.

Melalui langkah konkret ini, TNI AD melalui peran Babinsa di wilayah terus berupaya menjadi mitra yang handal bagi masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan wilayah.

“Semoga kerja sama yang terjalin dapat menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan produksi pangan secara berkelanjutan,” tandas Dandim. (nu-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *