Lombok Tengah (ntbupdate.com)– Persiapan kegiatan Balap Sampan yang akan digelar pada 19 Mei 2025 di Lintasan Sungai Kampung Laku Timur Kelurahan Prapen Kecamatan Praya Lombok Tengah (Loteng), tepatnya di Bendungan Batu Jai, kini telah rampung hingga 80 persen.
Event ini akan menjadi ajang pertama yang menggabungkan semangat olahraga tradisional dengan upaya promosi destinasi wisata baru di Loteng.
” Di Loteng Kita punya potensi banyak, potensi tersebut harus kita manfaatkan, apalagi saat ini pemerintah daerah Loteng, sedang gencarnya promosikan wisata guna menggaet wisatawan, sebagai putra daerah, kita harus berperan dalam membantu pemerintah, salah satunya kita manfaatkan potensi bendungan Batu Jai untuk kita adakan lomba balap Sampan,” tutur Sekretaris FP4, Lalu Deny Rusmin J,SH, sekaligus ketua panitia Balap Sampan. Selasa (13/5).
Hingga saat ini lanjut pengacara yang memiliki badan besar ini, tercatat ada 30 team peserta telah mendaftarkan diri untuk turut meramaikan perlombaan yang di nilai mamou jadi magnet baru bagi wisatawan lokal maupun luar daerah. Dan ini tentunya berimbas terhadap peningkatan pendapatan para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
“Kegiatan ini merupakan inisiatip Lembaga FP4 bersama dengan masyarakat sekitar,” cetusnya.
Dikatakan, adapun tujuan utama kegiatan ini bukan hanya sekadar perlombaan, melainkan memiliki misi sosial dan peningkatan prekonomian kerakyatan.
Pertama, perlombaan, sebagai wadah menyalurkan minat olahraga masyarakat, khususnya dalam olahraga air tradisional. Kedua peningkatan prekonomian kerakyatan, dari keramaian tersebut, masyarakat bisa memanfaatkannya sebagai tempat membuka jualan, sehingga paling tidak omset yang mereka dapatkan, bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ke Tiga, sebagai wadah memperkenalkan Kampung Laku Timur dan Bendungan Batu Jai sebagai destinasi wisata baru yang indah, murah, dan potensial menjadi alternatif kunjungan saat akhir pekan.
“ Harapan kami, Event ini menjadi bentuk trigger atau pencetus atas lahirnya potensi wisata baru yang diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan, dan membuka lapangan pekerja baru bagi para UMKM,” ujarnya.
Pengacara kondang ini menambahkan, rencananya, balap sampan ini akan menjadi event tahunan, yang tidak hanya menghibur tetapi juga mengangkat potensi daerah secara berkelanjutan.
Panitia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, baik dinas – dinas, lembaga – lembaga, Pribadi pribadi, serta Kementerian PUPR melalui BWS, yang telah memberikan dukungan berupa alat dan tenaga untuk membersihkan eceng gondok di lintasan sungai, sehingga lintasan balap menjadi lebih optimal dan aman untuk digunakan.
“Dukungan dari semua pihak, termasuk BWS yang menurunkan alat berat untuk membersihkan sungai, sangat kami apresiasi. Ini bukti nyata semangat gotong royong lintas sektor untuk kemajuan daerah,” tutupnya. (nu-01)
