Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Beredar kabar, Pemerintah Arab Saudi resmi mengumumkan timeline penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, dan seluruh tahapannya dimajukan dari tahun sebelumnya.
Tahapan persiapan secara resmi dimulai sejak 8 Juni 2025, bertepatan dengan 12 Dzulhijjah 1446 H.
Terkait hal tersebut, Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) pada kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Tengah (Loteng) HL. Syamsul Hadi, mengakui informasi tahapan penyelenggaraan ibadah haji dimajukan, cuman informasi tersebut ia ketahui di media saja.
“Kalau di media online pernah saya baca terkait dimajukan tahapan penyelenggaraan haji tahun 2026, cuman pastinya belum kami terima,” katanya, Kamis (3/7).
Jika benar informasi tersebut lanjutnya, tentunya berbagai persiapan akan segera dilakukan, mulai dari kelengkapan data, mengurus Paspor, cek kesehatan, mengurus pelunasan biaya pemberangkatan, bagi jamaah yang belum melunasi.
“Jika kita sudah terima secara tertulis, kami akan action langsung, lebih cepat lebih baik, agar pengurusan haji tahun 2026, lebih awal tuntas,” ungkapnya.
Ditanya soal jamaah haji yang akan berangkat tahun 2026, mantan KUA Pujut ini mengatakan, adapun jamaah calon haji yang akan berangkat tahun 2026, terhitung yang sudah mendaftar pada bulan September tahun 2012 dan seterusnya.
Selanjutnya soal daftar tunggu sampai saat ini, akan selesai 36 tahun lagi, namun semuanya bisa berubah sesuai di sesuaikan dengan jumlah kuota haji Indonesia.
Artinya, semakin banyak kuota haji Indonesia, tentunya akan semakin banyak yang akan berangkat, dan tentu itu akan membuat masa tunggu semakin maju.
“Kalau kita lihat data jumlah jamaah yang sudah daftar, akan selesai 36 tahun lagi, tapi daftar tunggu ini tentunya tidak mengikat sih, sebab tergantung jumlah kuota, semakin banyak kuota kita tentu akan semakin maju,” ujarnya. (nu-01)
