Mataram (ntbupdate.com)- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat (Kanwil Kemenag NTB) menggelar Istigosah dan Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa, Selasa (2/9).
Kegiatan ini melibatkan ribuan peserta dari berbagai satuan kerja, termasuk Kantor Kemenag kabupaten/kota, Madrasah Negeri, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan, Pimpinan Pondok Pesantren, Pimpinan Majelis Taklim, Para Penyuluh Agama, ASN maupun Non ASN, serta Tokoh Lintas Agama di NTB.
Kepala Kanwil Kemenag NTB H. Zamroni Aziz mengatakan, Do’a bersama ini bertujuan untuk memohon kepada Allah SWT agar bangsa Indonesia senantiasa dalam lindungan-Nya, diberi keselamatan, kedamaian, dan keberkahan di usia ke-80 tahun kemerdekaannya.
Kenapa Istighosah dan Do’a bersama ini penting, sebab dalam agama mengajarkan kalau do’a sebagai senjata spiritual umat beragama yang dapat menenangkan hati, memperkuat persatuan, dan menjadi benteng bagi keselamatan negeri.
Selain itu dengan lebih mendekatkan diri kepada sang pencipta, sedikit tidak hati kita langsung tersentuh, sebab dalam Istighosah dan Do’a bersama ini, kita sama sama membaca kalimat kalimat tauhid yang langsung menyentuh hati.
“Perbedaan keyakinan tidak menghalangi semangat persaudaraan dalam menjaga keutuhan bangsa, dari itu marilah kita jadikan momentum ini untuk terus meningkatkan persaudaraan kita,” pintanya.
Ia menambahkan, do’a bersama lintas agama ini menunjukkan rasa cinta kepada tanah air bukan hanya dibuktikan dengan kata dan karya, tetapi juga dengan doa yang tak pernah putus.
Atas hal itu, pihaknya berharap lahir energi spiritual yang memperkuat langkah bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Dengan doa, kerja keras, dan persatuan, Indonesia diyakini akan terus maju sebagai negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur—negeri yang baik aman dan mendapat ampunan Allah SWT.
“Kita keluarga besar Kemenag NTB berkomitmen untuk terus menjaga keselamatan bangsa. Tentunya dengan menggelar Istigosah dan Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa ini, jadi bukti kita menunjukkan komitmennya untuk menjaga keselamatan bangsa dan mempromosikan persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat dan saya harapkan kegiatan ini jadi contoh bagi lembaga-lembaga lain untuk meningkatkan kesadaran spiritual dan memperkuat langkah bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,” paparnya panjang. (nu-01
