Lombok Tengah (ntbupdate.com)- Perhatian H. Lalu Hadrian Irfani anggota DPR RI Dapil NTB 2, yang saat ini di amanahkan duduk sebagai wakil Ketua Komisi X yang membidangi pendidikan, patut di Acungkan Jempol.
Pasalnya di NTB, sejumlah sekolah yang sudah mendapatkan bantuan pembangunan Revitilisasi sekolah, kondisinya sudah layak dan nyaman ditempati para siswa belajar.
Sedangkan di sisi lain keberadaan pendidikan di Madrasah, tidak sedikit kondisinya memprihatinkan dan butuh program serupa, agar dua lembaga pendidikan ini benar benar mantap, sejalan dalam mencerdaskan anak bangsa.
“Kita tau di NTB ini, jumlah madrasah sangat banyak dan saya liat masih banyak yang perlu dibenahi, kendati itu bukan ranah saya, namun sebagai putra daerah NTB, saya merasa terpanggil untuk sama sama kita perhatikan, insyaallah nanti saya akan coba sampaikan kondisi madrasah kita di NTB ini dengan Komisi VIII yang memiliki leading sektor, ia paling tidak program pembangunan Revitilisasi yang sudah dilakukan Kementerian Pendidikan juga di adakan oleh Kementerian Agama,” kata ketua DPW PKB NTB, H. Lalu Hadrian Irfani, Selasa (29/4).
Diakuinya, Madrasah berperan sentral dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pembangunan daerah melalui pendidikan karakter berbasis nilai Islam, penanaman akhlak mulia, serta pemberdayaan masyarakat pedesaan.
Sebagai lembaga pendidikan, madrasah juga berperan dalam menjaga identitas kultural, meningkatkan moralitas warga, serta menjembatani kebutuhan pendidikan agama dan umum.
Besarnya peran madrasah ini, juga perlu diperhatikan, terutama soal peningkatan Sarana dan Prasarana, paling tidak
Program pembangunan revitalisasi sekolah yang sudah di lakukan Kementerian Pendidikan, juga di lakukan oleh Kementerian Agama.
Apalagi lanjut Politisi PKB ini, saat ini zamannya sudah modern dan tidak sedikit para siswa memandang fisik bangunan jadi motivasi mereka untuk memilih tempat menuntut ilmu. Dari itulah pihaknya menginginkan dua lembaga pendidikan ini, baik madrasah ataupun sekolah sama sama jadi pilihan para penuntut ilmu.
Miq Arie nama sapaannya menambahkan, untuk saat ini imbas dari Program pembangunan Revitalisasi Sekolah, telah memberikan dampak positif, baik itu dari peningkatan kualitas sarana, mulai dari ruang kelas, toilet, dan fasilitas sekolah lainnya menjadikan lingkungan belajar lebih aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran.
Selanjutnya, pembangunan Revitalisasi Sekolah juga berimbas terhadap pergerakkan ekonomi daerah karena menyerap tenaga kerja lokal dan yang lainnya.
“Pada intinya, program ini terbukti menciptakan dampak ganda, yakni meningkatkan kualitas fisik sekolah dan menggerakkan ekonomi warga setempat,” tutupnya. (Nu-01).
