Anak Muda Memang Beda, Struktur PSI Loteng 90 Persen Rampung Siap Gelar Rakerda

Lombok Tengah (ntbupdate.com)– Yidak butuh waktu lama, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Lombok Tengah (Loteng) sudah merampungkan struktur kepengurusan partai di tingkat Kabupaten.

Kini struktur kepengurusan DPD PSI Loteng, sudah rampung telah mencapai sekitar 90 persen. Ini artinya DPD PSI Loteng siap menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sebagai bagian dari konsolidasi organisasi dan penguatan program kerja ke depan.

“Alhamdulillah berkat kerjasama dengan seluruh pengurus, kami di Loteng sudah siap menggelar Rakerda dan rencana ini sudah kita kabarkan ke ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep,” kata ketua PSI Loteng, Sri Anom Putra Sanjaya, Rabu (25/3).

Dengan telah dirampungkannya struktur kepengurusan di tingkat DPD PSI Loteng, ini menjadi modal penting untuk memperkuat struktur partai hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

“PSI Loteng sudah 90 persen merampungkan struktur kepengurusan dan siap melaksanakan Rakerda dalam waktu dekat sebagai langkah konsolidasi dan penguatan gerakan partai,” ujarnya.

Menurut Anom, kepengurusan PSI Loteng diisi oleh tokoh-tokoh muda dan tokoh tua yang berpengalaman di dunia politik, sosial, dan organisasi kemasyarakatan di wilayah Loteng.

Salah satu tokoh yang masuk dalam jajaran pembina adalah Dr Ahmad Mustanir, MH yang dikenal sebagai Sekretaris Jenderal DPP Pemuda Nahdlatul Wathan (NW). Ia juga merupakan putra dari Sekretaris Jenderal Pengurus besar NW yang dikenal memiliki pondok pesantren yang cukup dikenal di Nusa Tenggara Barat, yaitu Pondok Pesantren Yanmu Praya.

Selain aktif di organisasi, Mustanir juga dikenal aktif dalam dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda di Loteng.

Di posisi sekretaris, PSI Loteng menunjuk Muhammad Istakim Mawali yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan organisasi kemasyarakatan. Ia merupakan Ketua Forum Badan Keamanan Desa Loteng yang memiliki ribuan anggota dan telah dirintis sejak enam tahun lalu serta memiliki jaringan kader yang kuat di masyarakat.

Selain itu, ia juga dikenal sebagai pembina organisasi prisasi di BPJS Ketenagakerjaan yang memiliki ribuan anggota dan menjadi salah satu pembina prisasi terbesar di Loteng.

Posisi Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) diisi oleh Rusman, mantan kepala desa tiga periode di tiga desa berbeda serta mantan anggota DPRD Loteng dari Partai Gerindra. Sementara di bidang Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu), PSI menunjuk Haji Hijim Pratama, S.Ip yang dikenal berpengalaman dalam dunia politik dan organisasi.

Keterwakilan perempuan juga mendapat perhatian dalam struktur kepengurusan. Juanda dipercaya mengisi posisi strategis di Badan Saksi. Ia dikenal sebagai tokoh perempuan berprestasi yang pernah menjadi runner-up pemilihan legislatif melalui PKB, peraih penghargaan Pemuda Pelopor tingkat nasional, serta aktif di berbagai organisasi kepemudaan dan pendidikan di Loteng.

Selain itu, kepengurusan PSI Loteng juga diperkuat oleh sejumlah tokoh lainnya, seperti Haji Jidan (Ketua Umum Gagak Hitam NTB), Haji Lalu Ranggalawe, pengacara Hamdi SH MH, pengusaha Amrin, serta beberapa mantan anggota DPRD dan mantan kepala desa di Loteng.

Anom menegaskan bahwa dengan struktur yang kuat dan dukungan DPP PSI, pihaknya optimistis mampu bersaing dengan partai-partai besar pada Pemilu 2029. Rakerda yang akan digelar dalam waktu dekat akan menjadi momentum penyusunan strategi pemenangan dan konsolidasi kader hingga tingkat desa.

“Antusiasme pemuda Loteng sangat tinggi. Banyak yang sudah menghubungi kami untuk siap bergerak di kecamatan dan desa masing-masing,” kata Anom.

Dengan struktur yang hampir rampung, kesiapan Rakerda, serta dukungan tokoh lokal dan pemuda, PSI Loteng optimistis menjadi kekuatan politik baru yang diperhitungkan di Nusa Tenggara Barat pada Pemilu 2029. (NU-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *