Perkumpulan Ahbab Ash-Shaulatiyah Dibentuk

Lombok Timur (ntbupdate.com)- Perkumpulan Ahbab Ash-Shaulatiyah berisikan para alumni madrasah Ash-Shaulatiyah, salah satu madrasah tertua dan paling legendaris di Makkah, Arab Saudi. Madrasah ini menjadi tempat menimba ilmu bagi banyak tokoh ulama besar Nusantara, seperti pendiri NU (K.H. Hasyim Asy’ari), pendiri Muhammadiyah (K.H. Ahmad Dahlan), dan pendiri organisasi NW di Lombok (TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid).

Alumni madrasah tertua di kota Makkah, sampai saat ini masih terus eksis melahirkan para cendikiawan, para Tuan Guru, Alim Ulama’ di nusantara, tak terkecuali di Lombok NTB.

Di Lombok sendiri, beberap alumni madrasah Ash-Shaulatiyah mendirikan kelompok yang di sebut perkumpulan Ahbab Ash-Shaulatiyah dan di resmikan di Villa Lawang Rinjani, Senin (18/5).

“Perkumpulan ini lahir bukan seperti orang main sulap, namun sebelumnya tahun 2019 kita sudah bentuk perkumpulan Muzakarah kitab kitab salafi yang kita adakan sekali sebulan, merasa Muzakarah ini sudah lancar dan sudah menamatkan beberapa kitab, akhirnya kami sepakat buat perkumpulan yang kita namanya Ahbab Ash-Shaulatiyah,” tutur Pembina Ahbab Ash-Shaulatiyah DR. TGH. M. Azzami Hamzah.

Dijelaskan, kenapa pihaknya menggunakan kata Ahbab, sebab melahirkan sebuah perkumpulan harus punya tujuan yang jelas, artinya tidak hanya sebatas bergaya gaya tenar poto saja.

Dari itu, selama 7 tahun lamanya kelompok Muzakarah kitab salafi eksis menjalankan program. Sehingga pihaknya bersama para anggota sepakat untuk memantapkan kelompok Muzakarah menjadi perkumpulan utuh dan resmi yang ia namakan Ahbab Ash-Shaulatiyah.

“Nama kelompok ini juga hasil kesepakatan bersama, yang kami semat dengan nama madrasah tempat kita pernah menuntut ilmu di kota Makkah,” jelasnya. “Paling tidak nama ini kita ambil barokah dari madrasah tempat pernah kita tuntut ilmu,” sambung TGH yang bergelar Dr ini.

Sementara itu ketua terpilih TGH. Mujahidin., M.Ag mengatakan, perkumpulan ini hanya mengelola tiga bidang, pertama bidang pendidikan, sosial dan dakwah.

“Tiga bidang ini sejalan dengan peran masing masing anggota, sebab masing-masing anggota kita sudah mandiri memiliki pondok pesantren,” katanya.

Selain itu, masing-masing anggota juga sudah memiliki majlis majlis takzim, yang sesekali dalam majlis taklim ada program bernuansa sosial, yang di galakan bersama jamaah mereka masing-masing.

“Kita ingin perkumpulan ini tidak hanya sekedar nama tapi implementasi jelas, makanya kami tidak mau ribet ribet melahirkan bidang, kita sesuaikan dengan kemampuan dan aktifitas anggota,” sambungnya.

Selanjutnya soal motto, sesuai kesepakatan mengambil motto “Rekatkan Ukhuwah, Tebarkan Manfaat untuk sesama”.

Ia menambahkan mengimplementasikan motto yang sudah di Lahirkan, tentunya pihaknya bersama anggota sudah melakukan pemetaan program yang akan dan sedang dijalankan, termasuk program rihlah dakwah secara keliling di pulau lombok.

“Insyallah persatuan adalah kunci utama, semua program yang akan dan sedang kita jalankan, satu persatu akan dituntaskan,” tutupnya.

Catatan ntbupdate.com, adapun susunan pengurus perkumpulan Ahbab Ash-Shaulatiyah
Pembina :
1. DR. TGH. Muhammad Azzami Hamzah. M.Pd
2. TGH Hadi Yasin ME

Ketua Umum : TGH. Mujahidin., M.Ag
Sekretaris Umum : TGH. Ahmad Zainul Amali., M.Pd
Bendahara: TGH Musthafa Bakri., MA
Pengawas: DR. TGH. Abdurrazak., MA

Devisi Penilitian dan Dakwah :
TGH. Ahmad Mujahid., M.Pd (kordinator)
anggota
1. DR TGH. Shopian shauri
2. TGH Abdul hakim., S.Pd.I
3. TGH. M. Alawi Nasrudin., QH
4. ⁠TGH. M. Zaenul Hasan QH

Devisi Ekonomi :
TGH Zainul Amri., QH., S.Pd koordinator
Anggota
1. TGH khatibul Umam., S.Pd
2. TGH. Syukran., QH
3. ⁠TGH Sofyan

Devisi Sosial :
TGH Hasan Ali Alawi koordinator
1. TGH Ahmad yani
2. TGH Khaerul Azami., S.Pd.I
3. ⁠TGH Syiarudin QH

Devisi Hubungan Internasional:
TGH Farizki Maulana., S.Pdi koordinator
Anggota
1. TGH. Abdul Aziz., S.Pd.I
2. TGH. Ahmad Mansur., S.Pd.I
3. TGH. Muhammad Syarif Hidayatullah., M.Hum.. (NU-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *