LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Berkat kekompakan yang di bangun oleh ketua Tanfidziyah Kecamatan Praya Barat Daya (Prabarda) Lombok Tengah (Loteng) Gatot Suherman.
Akhirnya, Sabtu (20/5) Pembangunan kantor MWCNU pertama di NTB yang berpusat di Desa Kabul Kecamatan Praya Barat Daya Loteng, mulai di bangun.
Peletakan batu pertama pembangunan kantor MWCNU tersebut, langsung dilakukan ketua Tanfidziyah NU Loteng HL. Pathul Bahri bersama sejumlah pengurus NU Loteng dan para Kepala Desa di Kecamatan Praya Barat Daya Loteng.
Ketua panitia pembangunan sekaligus Kades Batu Jangkih Saurim mengatakan, pembangunan gedung kantor MWCNU Prabarda, ini berdiri di atas tanah hibbah pemda Loteng, yang saat ini proses pengurusnya masih berproses.
Selanjutnya pembangunan gedung MWCNU Prabarda ini berdiri sebesar 16X17 meter dan berlantai dua. Sedangkan sumber dana, ini murni iuran dari pengurus, donatur dan para darmawan, termasuk amal Jariah dari para nahdiyin.
Melibatkan nahdliyin lanjutnya, mengingat para nahdiyin tidak mau ketinggalan ingin beramal jariah.
“Di Kabul kebetulan ada tanah pemda seluas 15 are, dan insyallah proses hibbahnya masih berproses dan bangunan ini menelan anggaran Rp 1,3 miliar,” terangnya
Selanjutnya Ketua Tanfidziyah Kecamatan Prabarda Gatot Suherman mengatakan, pembangunan gedung MWCNU Prabarda, telah melalui proses cukup panjang, terutama memilih lokasi yang tepat dan strategis.
Setelah beberapa kali musyawarah, akhirnya seluruh pengurus ranting sepakat kantor MWCNU Prabarda, di bangun di Desa Kabul. “Di bangunnya gedung MWCNU Prabarda di Kabul, ini merupakan hasil kesepakatan dan secara kebetulan ada tanah pemda yang tidak terpakai dan itu di usulkan sebagai tempat gedung MWCNU di bangun,” katanya.
Selanjutnya, di gedung MWCNU ini direncanakan masing-masing ranting, yang jumlahnya 12 ranting se Kecamatan Prabada, sudah di siapkan kamar khusus, sebagai lokasi melaksanakan kerja. “InsyaAllah dari 12 ranting yang ada, ada ruang khusus sebagai tempat merumuskan kemajuan NU dan rapat-rapat lainnya,” ujarnya.
Dengan di bangunnya gedung tersebut lanjut ASN Kementerian Agama Loteng ini, InsyaAllah sebagai cikal bakal tempat pengkaderan dan program lainnya.
Sementara itu Ketua Syuriah NU Loteng TGH. Ma’rif Diranse, mengaku kagum atas perjuangan ketua Tanfidziyah dan seluruh pengurus ranting NU se Kecamatan Prabarda. Sebab Bangunan gedung MWCNU pertama di NTB ini, tidak mungkin berdiri tanpa kekompakan di jajaran pengurus.
“Luar biasa, kami salud atas usaha dan kekompakan yang di bangun Ketua Tanfidziyah NU Prabarda,” Salutnya.
Dikatakan, NU hadir dan telah merancang kemerdekaan NKRI saat itu, sehingga dengan peran dan perjuangan NU, ini sama artinya dengan telah melahirkan NKRI di dunia ini.
Bukan hanya merancang kemerdekaan, namun nama Indonesia lahir dari kesepakatan bersama para ulama NU. Oleh karenanya, siapapun itu jika ingin merongrong NKRI, NU terdepan untuk memusnahkannya.
“NU dan TNI Polri, satu visi misi membela NKRI, hanya beda cara, para kiyai membela NKRI dengan dakwah, sedangkan aparat dengan senjata, jadi siapapun itu jika datang dan mau merusak NKRI, maka NU terdepan yang akan memusnahkannya,” tegas Ketua Baznas Loteng ini.
Selanjutnya masalah Politik, NU itu tidak ke mana mana namun ada di mana mana, sebab di semua partai di Indonesia kader NU pasti ada.
Sementara itu, ketua Tanfidziyah NU sekaligus Bupati Loteng, HL. Pathul Bahri mengatakan, gedung MWCNU Prabarda ini, tentunya kadang untuk akhirat.
Oleh karenanya, selagi masih sehat dan ada rizki, marilah kita sama sama menanam amal jariah, sebagi bekal di akhirat kelak. “Di atas dunia ini, tidak ada yang kekal semua ada masanya, oleh karenanya mari mumpung ada kadang untuk beramal jariah mari itu kita lakukan sama sama,” pintanya.
Selanjutnya, apabila kantor ini sudah beroperasi, tentunya kantor ini sebagai tempat musyawarah, bahtsul masail, dan yang lainnya. Dari itu besarnya manfaat, pihaknya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk saling bahu membahu.
Ia menambahkan, pihaknya sebagai nahdiyin tidak mau setengah hati berjuang membesarkan organisasi yang telah dilahirkan ulama’, sebab mungkin dengan jalan ini keberkahan selalu mengalir.
Kenapa pihaknya mengatakan demikian, sebab di setiap kontestan, mulai dari legislatif hingga pilkada, alhamdulilah dirinya selalu bernasib mujur dan selalu jadi.
“Saya hanyalah marbot di NU ini, dengan jadi marbot ini mungkin apa yang saya lakukan selalu tercapai, mungkin ini yang namanya berkah berjuang di organisasi yang di lahirkan oleh ulama’,” Ungkapnya.
Pantauan ntbupdate.com, setelah Ketua Tanfidziyah menjabarkan Fadilah beramal jariah, para tamu undangan ramai-ramai ikut menyumbangkan material berupa semen. Seperti Ketua DPC PKB Loteng HL. Pelita Putra menyumbangkan 100 sak dan uang tunai Rp 50 juta.

Suhaimi calon DPRD NTB praksi PDI-P 100 sak, kabag kesra Lalu Hilim 50 sak, Ketua Pergunu Loteng HL. Muliawan 50 Sak, kabid Sarpras Lalu Rupawan Joni 50 sak, ketua Lembaga Kesehatan NU Dr. Suardi 100 sak Anggota DPRD Loteng praksi Gerindra Rusman 15 sak dan sejumlah tamu undangan dan nahdiyin, ikut berpartisipasi dalam mensukseskan pembangunan tersebut.(nu-01)
