MATARAM (ntbupdate.com)- Kloter 13 menutup keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) asal NTB. Kloter 13 merupakan Kloter campuran berasal dari Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Bima.
Kloter 13 berisikan 116 JCH, dengan perincian, jamaah Pria sebanyak 65 orang atau (56,0%) dan jamaah wanita sebanyak 51 orang atau (44,0%).
Kuota JCH NTB tahun 2024 ini sebanyak 4. 939 orang, dan kloter 13, sekaligus menutup keberangkatan JCH asal NTB.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) NTB, diwakili Kepala Bidang (Kabid) Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag NTB H. Azharuddin resmi melepas Kloter 13 Gelombang kedua atau Kloter terakhir di aula BIR ALI I, Selasa (28/05).
Kabid PHU Kanwil Kemenag NTB H. Azharuddin mengatakan, seyogyanya pak Kanwil Kemenag NTB H. Zamroni Aziz, yang akan langsung melepas sekaligus menutup seluruh rangkaian keberangkatan haji tahun ini, namun karena beliau masih melaksanakan tugas kenegaraan, sehingga beliau memerintahkan dirinya selaku Kabid PHU Kanwil Kemenag NTB, untuk melepas, sekaligus menutup seluruh rangkaian keberangkatan tahun ini.
Dikatakan, via telepon ada beberapa pesan beliau, pertama JCH harus mantapkan niat dalam melaksanakan rukun Islam yang ke lima ini.
Kenapa harus mendahulukan niat, sebab niat itu sangat penting. Amal perbuatan itu tergantung pada niat. “Apalagi ini adalah ibadah yang masuk di rukun Islam, jadi mari kita memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, para JCH silahkan mantapkan niat untuk melaksanakan ibadah, semoga semua JCH se dunia, khususnya NTB mendapatkan haji mabrur dan di mudahkan selama di Makkah ataupun di Madinah,” katanya.
Dua mantapkan manasik hajinya, karena manasik ini sangat penting termasuk Istitho’ah di dalam berhaji, kalau sudah mantap manasik, Insya Allah tidak ada kesulitan nanti ketika melaksanakan pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah.
“ Saya yakin manasik haji yang sebelumnya sudah diberikan, pastinya JCH sudah paham, tinggal dilaksanakan, insyaallah berkah,” tambahnya.
Tiga, bagi JCH yang kebingungan atau ragu-ragu, belum paham atau mengalami kesulitan diharapkan untuk menghubungi petugas haji baik Ketua Kloter, TPHI, TPIHI, TKHD.
Terakhir menjaga kesehatan dengan cara minum vitamin, minum air zam – zam dan berdoa. “Selamat melaksanakan ibadah haji, semoga sehat pergi pulang dan mendapatkan haji mabrur,” tutupnya
Catatan ntbupdate.com, Kloter 13 atau Kloter terakhir berasal dari Lombok Timur, Lombok Barat dan Bima dengan jumlah JCH sebanyak 116 orang yang terdiri dari jamaah Pria sebanyak 65 orang atau (56,0%) dan jamaah wanita sebanyak 51 orang atau (44,0%).
Selanjutnya jumlah JCH berdasarkan daerah asal yaitu jamaah asal Lombok Timur terdiri dari jamaah pria sebanyak 60 orang dan jamaah wanita sebanyak 46 orang sehingga total jumlah sebanyak 106 orang atau (91,4%)
Jamaah asal Lombok Barat berjumlah 7 orang atau 6.0% terdiri dari jamaah pria 3 orang dan jamaah wanita 4 orang sedangkan jamaah asal Bima sebanyak 3 orang atau 2,6% terdiri dari Jamaah pria 2 orang dan jamaah wanita 1 orang.
Petugas Kloter sebanyak 5 orang yang terdiri dari Ketua Kloter TPHI sebanyak 1 orang, Pembimbing Ibadah TPIHI sebanyak 1 orang, Dokter TKHI sebanyak 1 orang, Petugas Haji Daerah (PHD) sebanyak 2 orang sehingga total jamaah dan Petugas sebanyak 121 orang.
Jamaah tertua atas nama Siti Aisah usia 89 tahun asal Tembeng Putik Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur dan jamaah termuda atas nama Sekariani Vidyatami usia 29 tahun asal Gunung Sari Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat.
Sedangkan JCH Lansia, berjumlah 42 orang atau 36,2 % terdiri dari jamaah pria 23 orang dan jamaah wanita 19 orang dengan rincian sebagai berikut. Jamaah Lansia asal Lombok Timur sebanyak 39 orang atau 92.9% terdiri dari jamaah pria 21 orang dan jamaah wanita 18 orang. Jamaah Lansia asal Bima berjumlah 3 orang atau 7.1 % terdiri dari jamaah pria 2 orang dan jamaah wanita 1 orang.
Sedangkan jamaah Risti sebanyak 82 orang atau 70.7 % terdiri dari jamaah pria 44 orang dan jamaah wanita 38 orang yang berasal dari Lombok Timur jamaah pria sebanyak 39 orang dan jamaah wanita 33 orang dan Kab. Lombok Barat jamaah pria 3 orang dan jamaah wanita 4 orang dan asal kab. Bima jamaah pria sebanyak 2 orang dan Jamaah wanita sebanyak 1 orang dan untuk jamaah Pengguna Kursi Roda sebanyak 2 orang.
Penerapan layanan dengan sistem “ One Stop Service “ sejak mulai Kloter 1 gelombang pertama dan Kloter 13 gelombang kedua berjalan lancar dan dijadwalkan pemulangan jamaah Kloter pertama pada tanggal 22 Juni 2024. (nu-01).
