BPD Prako : Kami Siap Bersinergi, Terduga Pelaku Yang Kami Serahkan, Diberikan Epek Jera

LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Badan Keamanan Desa (BKD) Desa Prako Kecamatan Janapria Lombok Tengah (Loteng), telah memberlakukan wajib periksa, bagi pengguna jalan di jalan Desa Prako- Beleka Kecamatan Praya Timur Loteng.

Al hasil, ada sekitar 10 orang diduga tertangkap membawa barang haram seperti narkoba, sehingga di amankan dan diserahkan ke Polsek Janapria dan selanjutnya di serahkan ke Resnarkoba Polres Loteng.

Dari 10 yang di amankan, 4 diantaranya dikembalikan ke keluarganya, sebab mereka masih di bawah umur dan tidak cukup bukti.

Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Prako Kecamatan Janapria Loteng Kamarudin, M.Pd berharap, semua terduga yang sudah diserahkan ke kepolisian, agar di proses biar ada epek jera.

“Kami siap membangun sinergi dengan Polres Loteng, dalam memerangi narkoba, asalkan semua yang sudah kami serahkan di proses biar ada epek jera,” katanya, Sabtu (1/6).

Dikatakan, semakin beredarnya informasi sering dijadikannya jalan penghubung Desa Prako dengan Beleka, sebagai jalur alternatif transaksi barang haram tersebut, cukup meresahkan masyarakat.

Sehingga hal tersebut, membuat dirinya bersama Pemerintah Desa, untuk memberlakukan ronda malam.
Dalam ronda tersebut, menyasar para pengguna jalan, khususnya masyarakat luar Desa yang melintas, semuanya di periksa.

Dan Al hasil dari program ronda tersebut, ada 10 yang sudah di serahkan, termasuk kemarin sore 7 orang dan semuanya sudah di serahkan ke Aparat.

“Tidak ditemukan bawa barang haram, kita berikan lewat, sebaliknya jika ada yang bawa barang haram, langsung kita amankan bersama babinkamtibmas,” terangnya

Dalam ronda tersebut lanjut aktivitas ini, pihaknya bersama Pemdes Prako, sepakat membuatkan Peraturan Desa (Perdes) tentang Ronda, di mana dalam Perdes tersebut, semua masyarakat yang telah memenuhi syarat, di buatkan jadwal ronda dan bagi masyarakat yang tidak menerima, sanksi menanti.

“Perdes ini jadi pegangan kami, jika ada masyarakat yang tidak ikut ronda sesuai jadwal, kita sudah siapkan sanksi,” ungkapnya.

Bukan hanya itu, pihaknya juga sudah merencanakan bertemu dengan Pemerintah Desa Beleke, guna menyatukan komitmen. Membantu aparat dalam memberantas narkoba.

“Desa Prako dengan Desa Beleka adalah Desa bertetangga dan jalurnya juga sama, sehingga kami akan bangun komitmen bersama, untuk membantu aparat memberantas narkoba,” tutupnya. “Kalau Beleke siap saja bung,” kata tokoh pemuda Desa Beleka, yang biasa di sapa bung Jopi. (nu-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *