LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lombok Tengah (Loteng), Menyembelih 15 ekor sapi dan kambing. Selanjutnya dibagikan kepada ribuan anak yatim dan fakir miskin yang tersebar di 12 Kecamatan se Loteng.
“Demi lancarnya proses pembagian, kita sudah buatkan jadwal masing-masing Kecamatan untuk datang mengambil langsung ke kantor BAZNAS Loteng,” kata Komisioner BAZNAS Loteng Dr. TGH. Selamat Syukur Ikhlas, Selasa (18/6).
Dari 15 ekor yang di potong lanjutnya, 12 ekor sapi dan 3 ekor kambing, sehingga berjumlah 15 ekor.
BAZNAS Loteng, selalu berbagi kepada anak yatim dan fakir miskin, termasuk di setiap ada kegiatan Pemda Loteng, BAZNAS selalu hadir.
Sedangkan untuk hari besar Islam, seperti Hari Idul Adha yang identik di sebut hari raya Qurban, BAZNAS telah membagikan ribuan kantong plastik, berisikan daging qurban, selanjutnya di sebarkan ke para anak yatim dan fakir miskin, di 12 Kecamatan se Loteng.
“Di hari raya qurban tahun ini saja, ada ribuan anak yatim dan fakir miskin kita bagikan daging qurban,” ujarnya.
Dijelaskan, kata qurban berasal dari Bahasa Arab “Qariba” yang bermakna dekat atau mendekatkan. Berqurban mampu mendekatkan diri kepada Allah, karena telah melaksanakan salah satu perintah Allah, yang sudah di jelaskan di dalam Al-Qur’an
Bukan hanya itu, berkurban adalah bagian dari ungkapan rasa syukur, atas Rizki yang telah diberikan oleh Allah, kemudian berbagi dengan cara memberikan kebahagiaan kepada sesama.
“Karena di dalam rizki yang kita terima, terdapat hak-hak saudara kita yang kurang mampu. Islam mengajarkan umatnya untuk saling berbagi dan saling membantu sesama saudara yang sedang susah,” paparnya.
Berqurban juga bagian dari mensucikan diri dan harta yang dimiliki, termasuk menghindarkan diri dari sifat kikir dan pelit.
Ia menambahkan, berkurban juga bagian dari penebus dosa, sebagaimana dalam hadist shahih yang artinya “Hai Fatimah, berdirilah di sisi kurban mu dan saksikan lah ia, sesungguhnya tetesan darahnya yang pertama itu adalah pengampunan bagimu atas dosa-dosa mu yang telah lalu”. (HR. Al Bazaar dan Ibnu Hibban).
Bakal Calon Wakil Bupati Loteng ini menambahkan Qurban, bukan hanya sekedar ritual ibadah, tetapi juga merupakan simbol pengorbanan yang mendalam. Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia merayakan Idul Adha dengan menyemangati hewan tertentu sebagai bentuk penghormatan dan ketaatan kepada Allah SWT.
Namun, dibalik tindakan ini, terdapat pelajaran berharga yang dapat diambil untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Berqurban juga mengajarkan kepada kita, sebagai wujud tertinggi dari cinta dan kesetiaan kepada Tuhan.
Sedangkan dari sisi sosial, berqurban mengajarkan tentang pentingnya kepedulian terhadap sesama. Sebab itu bisa mengurangi beban prekonomian
Ia menambahkan, praktik qurban secara tidak langsung, memberikan pelajaran bagi generasi penerus untuk bisa mempertahankan warisan agama ditengah tengah masyarakat.
“Pada intinya, berqurban bukan sekedar ritual ibadah, tetapi solidaritas antar masyarakat dengan cara berbagi rezeki. Terutama kepada fakir miskin, yatim piatu, serta memperkuat Solidaritas sosial,” tutupnya. (nu-01
