LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Makrifat salah seorang alumnus Balai Latihan Kerja (BLK), pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Distrakernas) Lombok Tengah (Loteng), mengaku bangga pernah menutut ilmu di BLK.
Pasalnya, setelah lulus di BLK, jaringannya semakin luas dan sertifikat pengakuan sudah dikantonginya.
“Saya sangat bersyukur, setelah tamat di BLK Praya, jaringan saya semakin luas, apalagi zaman sekarang sudah modern harus ada bukti keahlian, seperti sertifikat,” kata alumnus BLK jurusan instalasi listrik asal Desa Tanak Awu ini, Senin (1/7).
Kenapa pihaknya mengatakan jaringan semakin luas, sebab sebelum mengantongi pengakuan keahlian, jaringannya sangat terbatas. Padahal sebelum masuk di BLK ini, instalasi listrik, AC dan yang lainnya adalah pekerjaan kesehariannya, namun pihaknya terganjal pengakuan keahlian, sehingga tidak sedikit perusahaan besar, hotel dan yang lainnya, menolak jasanya.
Setelah mengantongi sertifikat keahlian, Alhamdulillah perusahaan perusahaan besar, hotel dan yang lainnya, jasanya selalu dicari.
“Bicara instalasi itu memang pekerjaan sehari-hari, namun tidak sedikit yang menolak jasanya, sekarang malah sudah berbalik, setiap hari full panggilan jasanya,” akunya.
Diakuinya, dulu pernah mengadukan nasib ke Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), di sana pihaknya juga tidak leluasa mencari Rizki, sebab lagi lagi tersandung sertifikat keahlian.
Sehingga pihaknya pulang kampung dan masuk BLK Praya. Kini pihaknya tidak sampai meninggalkan tanah kelahiran sampai ke KSB atau ke luar Loteng.
Sebab di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, jasanya selalu di cari oleh hotel hotel besar.
Atas hal itu, pihaknya berharap kepada para pencari kerja, khususnya para pemuda dari Loteng. Mari bersama sama memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada, terutama di sekitar KEK Mandalika, Desa Kuta Kecamatan Pujut Loteng.
“Kita punya sumber Rizki melimpah di daerah sendiri, mari kita sama sama memanfaatkanya, biar kita tidak jadi penonton di daerah kita sendiri, tentunya kita mantapkan kebutuhan dan skill, paling tidak ada pengakuan keahlian kita, berupa sertifikat,” tutupnya. (nu-01).
