LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- 17-18 Desember 2022 mendatang, Sirkuit Motocross 459, Desa Lantan Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah (Loteng).
Bakal digelar event bergengsi kejuaraan motor cross tingkat Provinsi NTB, yang akan memperebutkan Piala Bupati Loteng. Sejumlah titik mulai akan diperbaiki, terutama titik jumping, sehingga Bupati Loteng, HL. Pathul Bahri meminta kepada panitia agar segera diperbaiki.
“Kondisi sirkuit belum maksimal, akibat tergerus air hujan terutama pada titik titik jumping. Disisi lain waktu sudah semakin mepet, sehingga Saya minta sirkuit secepatnya diperbaiki kembali” kata Bupati saat memimpin rapat persiapan Kerjurprov Motor Cross Bupati Cup di Kantor Bupati kemarin.
Kendati demikian kondisinya, sirkuit masih digunakan oleh para crosser untuk berlatih setiap Sabtu dan Ahad. Setiap ada event Sirkuit Motorcross pasti dilakukan perbaikan sebab berbeda dengan sirkuit motor GP yang sifatnya permanen.
Sejauh ini kondisi Sirkuit masih dapat digunakan untuk latihan namun untuk kegiatan resmi seperti Kerjurprov dan Kejurnas maka kondisi sirkuit seperti itu tidak bisa digunakan.
“Setiap hari Sabtu dan Ahad, para pembalap melakukan latihan ditempat itu, cukup ramai yang datang, ini menunjukkan bahwa kecintaan masyarakat terhadap balapan kuda besi itu cukup digemari,” ujarnya.
Sementara itu Ketua Panitia Kerjurprov Motor Cross Bupati Cup di Sirkuit 459 Lantan L.Firman Wijaya mengatakan perbaikan sirkuit akan dimulai Rabu mendatang. “Hari Rabu besok alat berat sudah mulai bekerja untuk memperbaiki Sirkuit” kata Sekda Lombok Tengah itu.
L.Firman Wijaya berharap sebelum kegiatan tersebut perbaikan sirkuit sudah rampung dikerjakan termasuk penataan padock dan area UKM.
“Kita pastikan dalam waktu dekat semua sudah selesai dikerjakan, termasuk penataan lapak lapak pedagang nantinya” katanya
Sementara itu pada hari Sabtu 20/11, Wakil Ketua Panitia L.Purnawan bersama Bendahara Panitia Bambang Supratomo meninjau kondisi sirkuit motorcross 459 Desa Lantan, Menurutnya kondisi Sirkuit memang harus diperbaiki mengingat tanah lintasan tergerus air hujan. (nu-01)
