LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Tim Basket Putra kesayangan Lombok Tengah (Loteng), harus puas dengan membawa pulang medali perunggu, di ajang Porprov NTB 2023.
Gagalnya tim Basket Putra Loteng tersebut membawa medali emas, dianulir minimnya perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) Loteng dan belum bernasib mujur.
Pembina Basket Loteng Taufiqurrahman mengaku, pemda Loteng harus lebih intens memberikan perhatian dan pembinaan, terutama kepada tim basket putra putri Loteng. “Kita belum beruntung,” cetusnya di halaman kantor Dinas Pertanian dan peternakan Loteng, saat menyambut kedatangan tim Basket putra Loteng, Senin (27/02).
Gagalnya membawa medali emas lanjutnya, ini harus jadi perhatian pemda Loteng, agar di masa masa mendatang tim Basket Loteng lebih banyak diikutkan kompetisi, sebagai ajang atau tempat mereka berlatih.
“Tim kita jarang ikut kompetisi, jadi sangat wajar ketika mereka bertanding, sedikit kaku,” Sindirnya.
Jika lanjutnya, tim Basket sering mengikuti kompetisi, pihaknya yakin akan lain ceritanya, sebab dengan memperbanyak kompetisi, mereka pastinya lebih terbiasa dan terlatih dan insyaallah tim Basket Loteng bakal membawa pulang medali emas, sesuai yang di harapkan.
Sementara itu ketua KONI Loteng M. Samsul Qomar mengaku, kendati perhatian Pemda Loteng minim, namun pihaknya sangat kagum dengan atlet Loteng, yang sudah maksimal berjuang, di tengah minimnya perhatian.
Ketika Kabupaten Kota lain sukses mengalahkan atlit Loteng, itu sangat wajar, karena pelatda mereka tidak putus putus dan kesejahteraan atlet pun di jamin. “Kebanggaan mereka sebagai putra Loteng itu saya kagumi, kendati mereka merasa tidak diperhatikan, namun alhamdulilah sedikit tidak mereka telah maksimal berjuang mempertahankan nama baik kelahiran mereka,” katanya.
Kurang di perhatikan, baginya itu tidak penting untuk saling menyalahkan, sebab sudah berlalu dan berharap ini jadi pelajaran di masa mendatang. Sebab atlit Loteng tidak kalah berpotensi dari atlit lain, tinggal di berikan pembinaan lebih intens.
Selanjutnya, pihaknya selaku ketua KONI Loteng, berharap di tengah minimnya perhatian, pemda harus berikan Bonus atlet jangan sampai lebih kecil dari tahun 2018. “Mudah mudahan kekecewaan mereka tidak di tambah lagi dengan tidak diberikan bonus oleh pemda, minimal lebih besar dari tahun 2018 silam,” harapnya. (nu-01)
