Cari Kampus Berbasis Pendidikan Agama, IAIQH Bagu Jawabannya

LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Di tengah kemajuan zaman, ilmu agama sangat penting sebagai benteng diri dalam mengarungi hidup, agar tidak tergerus dengan kemajuan zaman yang penuh dengan duniawi.

Kampus Institut Agama Islam Qamarul Huda (IAIQH) Desa Bagu Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah (Loteng), tentunya itu jawaban yang tepat, sebagai tempat menempa ilmu agama dan umum.

Di mana, kampus ini merupakan salah satu kampus atau perguruan tinggi swasta tertua dan populer di Lombok NTB.

Di samping membuka jurusan keagamaan, Kampus ini juga berada di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Qamarul Huda Bagu, yang di dirikan, dibina dan sekaligus di asuh oleh TGH. Lalu. M.Turmudzi Badaruddin, salah satu ulama besar dan tokoh kharismatik LOMBOK-NTB.

Ketua PMB IAIQH Dr. L. Khotibul Umam, MA menjelaskan, sebagai kampus yang ada di lingkungan Ponpes, tentunya pendidikan yang dibuka melekat dengan pendidikan agama, sesuai dengan nama dan lingkungan.

“Kami hadir memberikan solusi untuk para pecinta ilmu agama tanpa mengesampingkan ilmu umum,” Cetus Dr. L. Khotibul Umam, MA, Rabu (17/5).

Dikatakan, adapun program studi berbasis keislaman yang dibuka, yakni Fakultas Syari’ah dan Keguruan, Fakultas Tarbiyah serta program pasca sarjana Magister studi Islam.

“Alhamdulilah sampai saat ini, sudah ribuan wisuda wisudawati kita luluskan, dan tahun ini kami buka pendaftaran bagi mahasiswa yang mau membina menjadi calon sarjana Islam tanpa mengesampingkan ilmu agama,” ujarnya.

Selain itu, di era globalisasi saat ini, IAIQH bertekad menjaga marwah dan martabat tradisi pesantren sebagai wadah dan lembaga pendidikan agama islam di Indonesia.Kesinambungan dan keberlanjutan tradisi pesantren sangat ditentukan oleh kesiapan pesantren mempertahankan identitas.

Keikutsertaan pesantren sebagai nara hubung antar setia elemen dalam berbangsa dan bernegara, telah dibuktikan sejak dahulu.

Dijelaskan, pada mulanya IAIQH, mulanya merupakan gabungan dari Sekolah Tinggi Agama Islam Ibrahimy Situbondo Jawa Timur. Tahun 2008-2009 berubah status menjadi IAIQH dengan ijin perubahan nomor Dj.I/313/2008 tanggal 4 September 2008.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, IAIQH Bagu, telah membuka program studi di antaranya
Fakultas Tarbiyah:
1.Pendidikan Agama Islam (PAI)
2.Pendidikan Bahasa Arab (PBA)
3.Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)
4.Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
5.Manajemen Pendidikan Islam (MPI)

Fakultas Syari’ah:
1.Ekonomi Syari’ah
2.Perbankan Syari’ah

Program Pasca Sarjana:
1.Magister Studi Islam

“Semua program studi sudah terakreditasi sesuai standar pendidikan nasional,” Cetusnya.

Sementara itu Rektor IAIQH Bagu Dr.H.Muhammad Ahyar, M.Si mengatakan, IAIQH hadir bagi masyarakat Islam Indonesia dengan mengusung core values penyelenggaraan pendidikan keislaman. Dengan sistem Locally Respected (menghormati kearifan lokal).

Selanjutnya, Religious Moderated (Moderat dalam Beragama), Contemporary Responsive (Responsif terhadap perkembangan zaman terbarukan)

Selanjutnya dalam rangka mengimplementasi tridharma perguruan tinggi di lingkungan IAIQH.
Sekaligus sebagai ikhtiar kuat mewujudkan Visi misi IAIQH sebagai research university.

IAIQH juga menyelenggarakan beberapa beasiswa diantaranya Beasiswa Kip kuliah, beasiswa berprestasi, beasiswa tahfidz,dan beasiswa gubernur. (nu-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *