LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Sebanyak 140 Madrasah, mulai dari jenjang pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTS) dan Madrasah Aliyah Swasta (MAS), di Lombok Tengah (Loteng), mendapatkan pembinaan langsung dari Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) NTB.
Pembinaan tersebut berlangsung sehari di aula kantor Kemenag Loteng, Kamis (11/1)
140 madrasah tersebut, merupakan madrasah swasta yang mendapatkan Bantuan Kinerja Dan Bantuan Afirmasi (BKBA) Tahap II dan III tahun 2023.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemanag) Loteng H. Nasrullah berharap, madrasah madrasah yang mendapatkan program ini menjadi lebih baik. Baik dari segi kualitas sarana dan prasarana, kualitas mutu pendidikan dan madrasah lebih baik.
“Program ini ada bertujuan agar keberadaan madrasah lebih baik, makanya kami berharap kepada madrasah yang mendapatkan program ini harus mampu meningkatkan performa dalam meningkatkan mutu,” harapnya.
Sementara itu Kepala Kanwil Kemenag NTB H. Zamroni Aziz mengungkapkan, banyaknya program yang diberikan pemerintah pusat, itu artinya keberadaan ponpes atau lembaga pendidikan swasta, telah mendapatkan tempat istimewa dari pemerintah.

Termasuk 140 ponpes atau madrasah yang ada di Loteng, telah mendapatkan program afirmasi dan prestasi, dari pemerintah pusat.
“Pengajuannya langsung dilakukan oleh masing-masing operator di masing masing lembaga, kami di Kanwil Kemenag, menerima data penerima program dan Alhamdulillah dari ribuan madrasah yang mendapatkan program tersebut, di Loteng ada 140 madrasah di Loteng,” terangnya. “Hari ini madrasah luar biasa perhatian pemerintah, luar biasa perhatian Kementerian Agama mulai dari infassing, bantuan operasional, BKBA, Optimalisasi BOS, Ponpes Inkubasi, saya kira ini luar biasa perhatian pemerintah,” sambung mantan Penyuluh agama ini.
Besarnya perhatian pemerintah tersebut di sertai dengan tuntutan zaman, pihaknya mendorong agar para pengelola madrasah, bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, seperti melanjutkan pendidikan ke S2, S3 atau doctor, melalui program beasiswa S3.
“Jangan kita puas dengan apa yang kita miliki saat ini, silahkan lanjutkan pendidikan melalui program Kementerian Agama. Terlebih nya lagi perhatian pemerintah sangat besar terhadap madrasah dan itu harus kita mampu imbangi dengan peningkatan SDM, Ayo mendaftar,” serunya.
Selanjutnya terkait program BKBA, pihaknya meminta agar seluruh penerima bantuan untuk memanfaatkan dan mengelola bantuan dengan melaksanakan program dengan baik, hasilnya baik dan laporan baik.
“Mari bangun madrasah, mari kita jaga madrasah kita, mari kita bina guru madrasah kita, mari bina siswa-siswi, santri dan santriwati karena mereka adalah generasi penerus-penerus kita yang akan menggantikan kita di masa-masa yang akan datang,” ungkapnya.
Mantan Kepala Kemenag Loteng ini menambahkan, tahun ini kita sudah memasuki tahun politik, sebagai warga negara yang taat hukum, pihaknya meminta kepada seluruh ASN Kementerian Agama termasuk madrasah dan pondok pesantren, untuk ikut mensukseskan pesta demokrasi ini.
“Awas jika ada yang mengajak Golput maka tidak segan-segan kamu akan rekomendasikan untuk di berhentikan menjadi ASN, ASN Kementerian Agama harus menyukseskan program pemerintah harus menyukseskan pesta demokrasi,” tutupnya. (nu-01).
