Dari Giat Famili Ghatreng PKM Mujur, Kadikes: Ini Harus Dijadikan Contoh

LOMBOK TENGAH (ntbupdate.com)- Memanfaatkan potensi sendiri yang tentunya ingkam nya akan kembali ke Daerah, seperti yang dilakukan Puskesmas Mujur Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah (Loteng), dalam melaksanakan Famili Ghatreng.

Ini harus dijadikan pembelajaran bagi Puskesmas yang lain atau lembaga lain, ketika melaksanakan hal yang sama.

“Bicara potensi, kita di Loteng memiliki potensi yang tak jauh beda dengan daerah lain, terutama potensi pariwisata. Dan sangat layak sebagai lokasi kunjungan atau melaksanakan kegiatan, contohnya Famili Ghatreng, di samping ingkam ya akan kembali ke Daerah, secara tidak langsung kita sudah berkontribusi kepada daerah dalam mempromosikan apa yang kita miliki, dan apa yang dilakukan Puskesmas Mujur Kecamatan Praya Timur yang melaksanakan Famili Ghatreng di Kuta, harus dijadikan contoh lembaga yang lain, terkhusus Puskesmas se Loteng,” pinta Kepala Dinas Kesehatan (Kadikes) Loteng Dr. Suardi, Ahad (21/1).

Kenapa pihaknya mengatakan demikian lanjutnya, ada beberapa kelebihan jika melaksanakan kegiatan di tempat sendiri, pertama bicara potensi Loteng tidak kalah dengan daerah lain, mulai dari keindahan alamnya yang eksotik.

Dua, secara tidak langsung kita sedang membantu pemerintah Daerah dalam mempromosikan apa yang di miliki Loteng.

Tiga, ingkam dan imbas dari kegiatan ini, PAD yang bersumber dari kegiatan yang dilaksanakan di dalam daerah, akan kembali jadi Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Yang jelas, apa yang dilakukan oleh Puskesmas Mujur, harus kita ikuti sebab itu berimbas terhadap PAD Loteng,” katanya.

Berharap demikian tambah Suardi, bukan berarti menyepelekan kelebihan daerah lain dan menyalahkan Puskesmas yang lain, yang telah melaksanakan hal yang sama di luar Loteng. Cuman maksudnya adalah, potensi di luar Loteng sudah ada di Loteng, jadi alangkah baiknya memanfaatkan milik sendiri.

Selanjutnya masalah perubahan di Puskesmas Mujur, pihaknya akui sudah semakin bagus. Mulai dari integritas, keprofesionalan, tanggung jawab, keteladanannya dan yang lainnya sudah semakin baik. “Kita harapkan Puskesmas Mujur ini jadi pilot projek dan ke depan harus sesuai dengan nama tempat Puskesmas yaitu desa Mujur, nasibnya selalu Mujur,” harapnya.

Sementara itu Kepala Puskesmas Mujur dr. I. G. N. B. Wira Parranatta mengatakan, pihaknya sengaja memilih Kuta tepatnya di Raja Hotel Kuta Kecamatan Pujut Loteng, mengingatkan lokasi ini tidak jauh beda dengan daerah lain. Dan malah potensi di Loteng, menurutnya lebih bagus dari daerah lain, khususnya di Provinsi NTB.

“Sekarang Loteng jadi sorotan dunia, jadi kenapa tidak kita yang di Loteng tidak memanfaatkan apa yang kita miliki, makanya di giat Famili Ghatreng Puskesmas Mujur, kita manfaatkan potensi kita dengan memilih Raja hotel sebagai lokasi terbaik melaksanakan giat Famili Ghatreng,” katanya.

Pantauan ntbupdate.com, sebelum acara puncak, sekitar jam 6. 30, semua karyawan Puskesmas Mujur sudah ada di lokasi, di mana mereka semua melakukan aksi bersih bersih pantai. Selanjutnya di lanjutkan dengan berbagi permainan yang menitik beratkan pada kekompakan.

Seperti permainan Tangkap jari, permainan becak, perahu layar, gim konsentrasi dan beberapa permainan lainnya. Dari semua lomba di atas, di pusatkan di pinggir pantai, tepatnya di depan Raja Hotel.

Selanjutnya untuk lomba tiktok dan karaoke, di pusatkan di Raja Hotel, khusus lomba TikTok ada dua lagu yang di mainkan dengan sistem acak dan itu semua lagu India. Yang paling menarik tim buaya rata rata anggotanya sudah berbadan dua alias hamil besar, dan mereka juga tak mau kalah dengan peserta yang lain, dalam memainkan pinggulnya.

Masing-masing kelompok, yang juara di masing-masing permainan yang dilombakan, ternyata panitia sudah menyiapkan hadiah istimewa, termasuk hadiah untuk lomba per individu.

Dari sekian permainan yang dilombakan, masing-masing kelompok menunjukkan kekompakan mereka, semua anggota dalam kelompok tersebut benar benar peka mendengarkan instruksi ketua kelompoknya. Hal itu menambah keseruan permainan dan persaingan untuk meraih poin semakin ketat untuk bisa memboyong pulang reward yang sudah di siapkan panitia. (nu-01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *